Kotim.Media mitra mabes.
Sejak tahun 2020, kehidupan warga di Desa Tumbang tawan kec bukit sentuai kabupaten kotim propinsi kalimantan tengah berubah drastis,Air bersih dari pegunungan kini mengalir langsung ke rumah-rumah warga, berkat program air bersih dari desa yang di bendung sejak tahun 2020 dan sampai sekarang.
Sebelumnya, warga harus bersusah payah mengambil air dari sungai untuk keperluan sehari-hari. Mandi dan mencuci pakaian di sungai menjadi rutinitas yang biasa. Namun, kini mereka tidak perlu lagi repot-repot melakukan hal tersebut.
program air bersih yang telah terealisasi ke warga desa tumbang tawan tersebut telah membawa banyak manfaat bagi warga. Akses air bersih yang mudah dijangkau meningkatkan kualitas hidup mereka,Risiko penyakit yang terkait dengan air kotor berkurang drastis. Anak-anak pun dapat bersekolah dengan lebih tenang tanpa harus khawatir kekurangan air bersih.
“Dulu, kami harus bangun pagi-pagi untuk mengambil air di sungai,” ungkap salah satu warga desa. “Sekarang, kami bisa mendapatkan air bersih kapanpun kami mau. Ini sangat membantu kami dalam banyak hal.”ungkap nya.
Keberhasilan program air bersih ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah daerah,dan masyarakat. Kegigihan dan partisipasi semua pihak telah berhasil membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat serta tidak lepas dari peran seorang kepala desa tumbang tawan bapak Tapea yang mempunyai gagasan air bersih tersebut.
sebelum adanya program air bersih pada tahun 2020 tersebut di desa tumbang tawan susah untuk akses air bersih dan mandi serta mencuci warga harus pergi ke sungai, Dan di saat saat ada acara besar warga harus menyewa mesin air( alkon ) untuk penyediaan air bersih.
setelah adanya program air bersih di setiap Rumah, warga lebih terbantu mandi dan mencuci sudah bisa di rumah masing masing.
akses air bersih dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Diharapkan program serupa dapat direplikasi di daerah-daerah lain sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
( Achmad buasan )