Warga Ujung Peusijuk Oyon – Hamzah Saat Kampanye Dialogis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – Mitramabes. com

Pengurus sarak desa Ujung, melakukan Peusijuk kepada calon bupati dan wakil bupati Aceh Singkil nomor urut 1, H. Safriadi – Hamzah Sulaiman.SH.

Tradisi adat ini dilaksanakan kepada tokoh atau tamu istimewa yang datang atau berkunjung sebagai penghormatan.

Hal ini dipersembahkan kepada Safriadi – Hamzah, calon bupati dan wakil bupati Aceh Singkil periode mendatang, Selasa, 22 Oktober 2024 di desa Ujung kecamatan Singkil.

Misi besar paslon ini adalah, “Perjuangan menjemput kemenangan akan kita ikhtiarkan bersama dengan kerja keras untuk Aceh Singkil lebih maju, “

Gusrianto, pengurus posko sahabat desa Ujung mengatakan bahwa pasangan ini sudah teruji dalam membangun Aceh Singkil ke depan.

Safriadi, katanya sudah pernah menjabat sebagai bupati Aceh Singkil, 2017, mendapatkan julukan sebagai bapak pembangunan. Aceh Singkil.

Begitu juga calon wakil nya, Hamzah Sulaiman, dikenal piawai dibidang hukum. Beliau telah melanglang buana sebagai kepala pengadilan diberbagai daerah di Aceh.

“Jika ingin Singkil menjadi lebih baik, mari dukung dan menangkan Oyon – Hamzah, “ seru nya.

Ia berharap, jika Allah SWT berkehendak, Oyon – Hamzah menang pilkada nanti tolong perhatikan pekuburan bagi masyarakat 2 desa Ujung dan Pasar pinta Gusrianto.

Darul Qutni, seorang putra asli Ujung meyakini dan mengajak Oyon – Hamzah di desa ini harus mampu dimenangkan 95 persen, siaapp dijawab warga serempak.

Ia juga mengajak para pemuda-pemudi kaum milenial diajak harus memilih pemimpin Aceh Singkil, jangan pikir jangka pendek mari pikirkan masa depan Singkil kedepan ucap nya.

Rahmadin, pemuda desa Ujung, yang pernah sebagai mahasiswa di Banda Aceh tahun 2012, menyatakan beasiswa masa Oyon sebagai bupati memang jelas penyaluran beasiswa itu. Usai itu, beasiswa tidak ada lagi ucap nya.

“17 rumah yang terbakar di desa Ujung, sampai sekarang belum ada dibangun pemerintah sampai saat ini, “ keluh nya.

Safriadi, calon bupati Aceh Singkil diawal sambutannya mengaku sudah mengunjungi hampir semua desa di Aceh Singkil, “ Kami sudah berkunjung 85 persen desa, hampir tuntas semua, “ kata Oyon, sapaan akrab Safriadi.

Hasil kunjungan kami, semua yang kami bangun dulu semasa bupati perlu diselamatkan kembali, banyak ditinggalkan kelanjutan pembangunan nya.

“Kalau kita sepakat pembangunan dilanjutkan, mari kita semua memenangkan dan memilih kami di TPS nanti dengan mencoblos nomor urut 1,” ungkap nya.

Jurnalis Zaelani Bako
Mitra mabes

Berita Terkait

Pemerintah belum membayarkan ganti rugi pelebaran jalan Sibolga-Tarutung
Pangdam XII/Tpr Tekankan Profesionalisme dalam Entry Briefing Perdana
Demi Menciptakan Lingkungan Hijau dan Sehat ,Polres Pelalawan Wujudkan Launching Policing Green Runners
Personil Piket Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Hadiri Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kampung Cijoro Bendungan
Inten Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Dialogis Sambangi Warga di Pos Ronda Sampaikan Pesan Kamtibmas
Pasca Bencana di Humbang Hasundutan, Butuh Anggaran Rp 467 Miliar Lebih
Wajah Baru atau Masalah Baru? Proyek Puskesmas Siantan Tengah Dipertanyakan – Di Mana Transparansi dan Kepatuhan Teknis
Tingkatkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme, Polda Kalbar Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:15 WIB

Pemerintah belum membayarkan ganti rugi pelebaran jalan Sibolga-Tarutung

Senin, 19 Januari 2026 - 22:02 WIB

Pangdam XII/Tpr Tekankan Profesionalisme dalam Entry Briefing Perdana

Senin, 19 Januari 2026 - 20:37 WIB

Personil Piket Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Hadiri Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kampung Cijoro Bendungan

Senin, 19 Januari 2026 - 20:35 WIB

Inten Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Dialogis Sambangi Warga di Pos Ronda Sampaikan Pesan Kamtibmas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:14 WIB

Pasca Bencana di Humbang Hasundutan, Butuh Anggaran Rp 467 Miliar Lebih

Berita Terbaru