Warga Singgung Kinerja DPRD Dapil V Pada Jembatan Bua Sinjai Yang Retak dan Bolong

Jumat, 31 Januari 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra Mabes.com Zainal A. Jembatan Desa Bua di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai kembali memprihatinkan setelah mengalami keretakan hingga dasar tanggul berlubang atau jebol. Kini, Jembatan tersebut bolong hingga ancam nyawa pengendara.

 

Nampak besi lantai jembatan itu terlihat mulai kropos dengan lingkaran lantai bolong sekira berukuran 30-40 sentimeter. Tentunya, dengan kondisi tersebut sangat mengganggu bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

 

Lukman Mallongi yang merupakan warga Desa Bua berharap jembatan yang dibangun 2006 silam itu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah. Takutnya, kondisi tersebut semakin parah dan menyebabkan hal-hal yang tidak kita inginkan.“Saya berharap kepada Pemprov Sulsel agar Jembatan Desa Bua segera mendapat perhatian khusus karena jembatan ini merupakan satu-satunya akses tercepat menuju objek wisata pantai bira dan ini seringkali dilewati oleh bapak gubernur terpilih,” ujarnya. Senin (27/1/2025).

 

Selain itu kata Lukman, untuk anggota DPRD Provinsi Sulsel Daerah Pemilihan Sinjai-Bulukumba (Daerah Pemilihan V) agar kiranya memperjuangkan keluhan warga terkait kondisi jembatan Bua.

 

“Terkhusus untuk anggota DPRD Provinsi dari Partai demokrat adinda Heriwawan yang kebetulan kampung halaman disini bahkan beliau mendulang suara terbanyak mohon perhatiannya,” Pungkasnya.

 

Sebelumnya, Pondasi Jembatan di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengalami keretakan hingga dasar tanggul berlubang atau jebol.

 

Warga yang melihat kondisi tersebut, meminta perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) agar segera melakukan perbaikan.

 

Jembatan penghubung Sinjai-Kajang (Bulukumba) itu sangat beresiko dan berbahaya jika bobot muatan kendaraan yang melintas terlalu berat. Apalagi, melihat kondisi jangka panjang tanpa ada perhatian khusus.

Berita Terkait

Diduga Tak Sanggup Bayar Donasi Rp 1 Juta, Guru PPPK SMPN 3 Langkahan Didepak Keluar
Y
Polres Lampung Tengah Gelar Tes Urine Mendadak, Wujud Komitmen Tegas Perangi Narkoba di Internal Polri
Diduga Langgar Regulasi, Guru di SMKN 1 Rawajitu Selatan Ungkap Kepsek Rekrut Tenaga Honorer Baru
Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Ilmu dan Ukhuwah: Agenda Mingguan PKBM DAHLIA adakan acara kuramasan juga Evaluadi Penuh Spirit Kebersamaan
Perkuat Sinergi Forkopimda, Plt Kajari Madina Silaturahmi ke Kantor Bupati dan Wabup
Safari Ramadan Pemkab Tebo Serentak di Empat Kecamatan, Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Warga Kurang Mampu
Subuh Bersama di Desa Lumban Pasir, Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan pada Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:08 WIB

Diduga Tak Sanggup Bayar Donasi Rp 1 Juta, Guru PPPK SMPN 3 Langkahan Didepak Keluar

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:21 WIB

Polres Lampung Tengah Gelar Tes Urine Mendadak, Wujud Komitmen Tegas Perangi Narkoba di Internal Polri

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:16 WIB

Diduga Langgar Regulasi, Guru di SMKN 1 Rawajitu Selatan Ungkap Kepsek Rekrut Tenaga Honorer Baru

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:11 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Ilmu dan Ukhuwah: Agenda Mingguan PKBM DAHLIA adakan acara kuramasan juga Evaluadi Penuh Spirit Kebersamaan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Sinergi Forkopimda, Plt Kajari Madina Silaturahmi ke Kantor Bupati dan Wabup

Berita Terbaru