Warga Melawi Mulai Resah Tabung Gas Melon Langka, Dapat Harga Mahal di Pengecer

Sabtu, 25 Januari 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitrabes.com | Melawi, Kalbar – Kelangkaan stok hingga kenaikan harga tabung gas LPG tabung 3 kilogram (kg) atau yang kerap disebut tabung gas melon, mulai dirasakan masyarakat Melawi. Beberapa warga mengeluh kesulitan mencari warung atau pangkalan resmi yang menjual gas melon sejak 1 minggu hingga 1 bulan terakhir. Sabtu (25/1/2025).

Salah seorang warga yang tidak ingin disebut nama nya mengatakan, masyarakat Melawi sangat keberatan sudah satu bulan harga Gas LP3 mencapai 36rb /per tabung, dan mempertanyakan harga subsidi Gas LP3 kepada masyarakat yang kurang mampu.

Sejak kelangkaan tabung gas melon itu, ia harus berkeliling hanya untuk mendapatkan satu tabung gas.

“Kami merasa tidak mampu satu bulan ini harga Gas LP3 36 ribu dan itupun susah didapat, apakah pemerintah sengaja tutup mata dan berbisnis dengan masyarakat nya?,” terang nya kecewa warga yang tidak ingin nama nya disebut.

Menanggapi keluhan dari masyarakat dengan adanya kelangkaan ini, Ketua DPW Projamin Kalimantan Barat meminta pemerintah daerah untuk melakukan tindakan atas kelangkaan Gas LP3 dengan pihak PT Pertamina monitoring lapangan agar lebih tepat sasaran dan harga sesuai het.

“Projamin Kalbar mendukung pemerintah dan PT Pertamina jika masih ada pengisian LPG 3 Kg yang tidak sesuai ketentuan, maka pemerintah jangan segan – segan mencabut izin usaha pangkalan yang nakal. Masalah ini sangat penting karena menyangkut hajat hidup rakyat banyak, hal ini menyangkut masyarakat kecil,” tegasnya.

Eko Jatmiko Ketua Projamin Kalbar menyampaikan dengan tegas kepada PT. Pertamina para pelaku usaha agar menjalankan usaha dengan jujur. Ia berharap agar SPBE dan SPPBE terus menjaga standar kuantitas seperti yang tertera di tabung LPG,” tutupnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada pihak terkait yang dapat dikonfirmasi.

Penulis : Budiyanto Tio

Berita Terkait

Akibat Hujan DerasBeberapHari , Pertanian Desa Lontung Jae Gagal Panen Dan Satu Jembatan Hampir Robo .Diwilayah Kecamatan Garoga .
Asisten Paryono, Pers Adalah Sahabat Sejati.
Ketua DPC Prabumulih Hadiri Konsolidasi, Tegaskan Kesiapan Struktur Hingga Akar Rumput
Ardiyan Gama, SH Ketua DPC OKU Selatan Ucapkan Selamat Dan Sukses Untuk Pengurus DPW PKB Sumsel Masa Bakti 2026–2031
Jeritan Hati Pantan Nangka : Lansia Sakit dan ODGJ Terabaikan, Huntara Tidak Kunjung Hadir.
Ribuan Warga NU Padati Belitang, Harlah 1 Abad Jadi Lautan Doa Dan Persatuan
Remaja 17 Tahun Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga
Pemkab Taput Serahkan Bantuan Sosial Kepada Korban Kebakaran di Sigotom Kecamatan Pangaribuan .

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:28 WIB

Akibat Hujan DerasBeberapHari , Pertanian Desa Lontung Jae Gagal Panen Dan Satu Jembatan Hampir Robo .Diwilayah Kecamatan Garoga .

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:45 WIB

Asisten Paryono, Pers Adalah Sahabat Sejati.

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:59 WIB

Ketua DPC Prabumulih Hadiri Konsolidasi, Tegaskan Kesiapan Struktur Hingga Akar Rumput

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:59 WIB

Ardiyan Gama, SH Ketua DPC OKU Selatan Ucapkan Selamat Dan Sukses Untuk Pengurus DPW PKB Sumsel Masa Bakti 2026–2031

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:01 WIB

Jeritan Hati Pantan Nangka : Lansia Sakit dan ODGJ Terabaikan, Huntara Tidak Kunjung Hadir.

Berita Terbaru