Warga C Mengeluh dengan adanya Imbas Pengusaha Kandang ayam potong, yang terkesan tak perduli lingkungan serta Mengabay kan aturan Pemeritah. Ada apa Dinas terkait terkesan tutup mata.

Sabtu, 12 April 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MitraMabes.com-Tulang bawangLampung.  Para Warga/ Masyarakat Kampung Cakat raya seputaran, Mengeluh dengan adanya serbuan Lalat tak di undang serta Menyengat nya Bau tidak sedap yang tentunya Membawa wabah Penyakit, Imbas dari Usaha Kandang Ayam potong milik salah satu warga setempat, di duga kuat pemilik usaha tersebut terkesan tak perduli terhadap Lingkungan serta Mengabay kan aturan Pemerintah, padahal usaha kandang ayam tersebut sudah puluhan tahun berdiri, ada apa dengan Pihak Dinas terkait kok terkesan Tutup mata, Sabtu (12 -4) 2025.

 

Hal tersebut berawal dari saat beberapa hari silam, pas nya di hari Selasa (8-4) sampai menjelang berita di terbitkan, Aswari beserta tim Media ini saat mengunjungi Taman Wisata cakat raya, di saat itu juga tim Media ini menerima laporan dari beberapa warga yang enggan di tulis namanya, laporan secara lisan yang sudah terkemas data nya menjadi sebuah Dokumen Vidio yang Narasi nya berupa, Keluhan beberapa warga terkait dengan adanya Makanan, minuman serta Rumah mereka yang di kerumunin Laler atau lalat tak di undang serta bau tidak Sedap yang tentunya membawa wabah penyakit, yang katanya imbas dari salah satu warga selaku pengusaha Kandang Ayam potong di kampung tersebut. Pengusaha Ayam tersebut di duga kuat telah mengabay kan aturan Pemerintah dengan cara tidak melengkapi sarat administrasi atau kelengkapan aturan usaha hingga di saat ayam sebelum di panen menyebabkan kan warga seputaran tidak nyaman serta gundah, gelisah dan lebih parah lagi saat hujan turun yang konon katanya juga kandang tersebut tampa menggunakan Blower dari awal kandang berdiri sampai saat ini, padahal kandang ayam tersebut didirikan sampayy sekarang sudah terhitung 10 (sepuluh)an tahun lebih dan kandang Ayam tersebut tergolong didirikan di pemukiman kampung, serta tergolong usaha skala besar hingga mencapai di hitungan angka ribuan jumlah ternak isi kandang tersebut. Lalu seperti apa cara pihak Dinas terkait melakukan Monitoring turun ke lokasi, Kuat di duga oknum pihak Dinas terkait Peternakan Tulang bawang Telah menerima Upeti setiap panen.

“Terus terang pak, sebenarnya kami selaku warga Cakat raya ini sudah lama bersabar menahan penderitaan ini, bayang kan saja sudah (10) sepuluhan tahun lebih mencium bau busuk tak sedap serta menerima tamu yang tampa di undang seperti Laler atau lalat pembawa wabah penyakit,”Papar warga.

 

“Usaha tersebut miliknya pak Dane, selaku warga kampung ini juga, kami juga ngak pernah pak nenerima pemberian serta kebijakan dari pemilik usaha, baik itu berupa ayam apalagi duit saat si pemilik manen ternak nya, kalau pemiliknya sudah pasti kaya raya, kami sudah pasti pak hanya mendapat derita nya saja,”Lanjut warga

 

“Kami juga selaku Masyarakat Kampung Cakat raya Kecamatan Menggala timur Kabupaten Tulang bawang sebagai warga terdekat Usaha kandang ayam Milik Dane, kami sangat berharap kepada pemilik usaha agar kedepanya jika ingin berlanjut menerus kan usaha nya, maka Pemilik usaha nama Dane tersebut harus pertama perduli terhadap kami selaku warga lingkungan dan bisa memberikan obat laler atau lalat pembawa wabah penyakit serta mau mentaati peraturan Pemerintah yakni memakai Blower sesuai Anjuran dan Peraturan Pemerintah yang sudah di terap kan.

 

Di konfirmasi Aswari via ponshel Pengusaha kandang ayam nama Dane terkesan mengabai kan nya saja dan terkesan diri nya Merasa KEBAL HUKUM

 

Di lain hari di Konfirmasi tim Media ini salah satu Putra nya di rumah kediaman nya jalan lintas timur pas di depan Mapolres Tulang bawang, salah satu putra Pengusaha tersebut terkesan juga merasa kebal Hukum, hingga berita ini di tayang kan

 

(Tim***)

Tunggu edisi selanjutnya.

Berita Terkait

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni,S.I.K.,M.H., Bagikan 40 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Kubu.
Bupati Bantaeng Tegaskan Peningkatan Target Kinerja dalam Penandatanganan Pakta Integritas 2026. *Bupati Bantaeng Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah 2026.
Diduga Galian C Tanah Timbun Gunakan BBM Subsidi, dump Truck Hilir Mudik Tanpa Penutup di Alue Bu Tunong
Diduga Pengambilan BBM Subsidi Pertalite Berulang Gunakan Mobil dan Motor “Siluman” di SPBU 14.244.429 Blang Betra
Bupati Agus Rubiyanto Hadiri Safari Ramadan MUI Provinsi Jambi di Ponpes Darul Hikam Rimbo Ulu
Hadiri Apel Siaga Kamtibmas, Kasrem 043/Gatam Ajak Generasi Muda Untuk Mengisi Bulan Suci Ramadhan Dengan Kegiatan Yang Positif dan Bermanfaat.
Bantuan Pemprov Jatim Program Pendidikan Gratis dan Berkualitas (TISTAS), Wali Murid Heran Masih Ada Pungutan di SMKN 1 Bagor
Usai Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan, Polres Lampung Tengah Berikan Bantuan Sosial kepada Unsur Terkait

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:16 WIB

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni,S.I.K.,M.H., Bagikan 40 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Kubu.

Senin, 23 Februari 2026 - 22:12 WIB

Bupati Bantaeng Tegaskan Peningkatan Target Kinerja dalam Penandatanganan Pakta Integritas 2026. *Bupati Bantaeng Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah 2026.

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Diduga Galian C Tanah Timbun Gunakan BBM Subsidi, dump Truck Hilir Mudik Tanpa Penutup di Alue Bu Tunong

Senin, 23 Februari 2026 - 21:46 WIB

Diduga Pengambilan BBM Subsidi Pertalite Berulang Gunakan Mobil dan Motor “Siluman” di SPBU 14.244.429 Blang Betra

Senin, 23 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Agus Rubiyanto Hadiri Safari Ramadan MUI Provinsi Jambi di Ponpes Darul Hikam Rimbo Ulu

Berita Terbaru