Warga Bandar Lampung Tewas Terseret Banjir, Terjebak dalam Mobil hingga Masuk Drainase

Minggu, 23 Februari 2025 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungi,Mitra Mabes.Com – Seorang warga Bandar Lampung tewas setelah terseret banjir yang melanda wilayah Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Korban, Sutiyen (33), hanyut setelah mobil yang ditumpanginya terseret arus deras dan masuk ke dalam drainase.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari membenarkan kejadian tragis ini. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Jumat malam (21/2/2025) di Jalan Tirtayasa, Kampung Kedaung.

“Benar tadi malam ada satu orang warga yang hanyut terbawa banjir. Korban terseret setelah mobilnya masuk ke dalam drainase,” katanya, Sabtu (22/2/2025).

Menurut kesaksian warga, mobil tersebut berisi dua orang wanita. Saat arus banjir semakin deras, mobil tersangkut di gorong-gorong, dan salah satu penumpang sempat meminta tolong.

“Saksi melihat satu perempuan di dalam mobil melambaikan tangan dari kaca sebelah kiri sambil berteriak ‘tolong, tolong’,” ungkap Yuni.

Warga yang berada di lokasi segera membantu dengan membuka pintu belakang mobil. Satu wanita berhasil diselamatkan dari kursi pengemudi, namun penumpang lain yang sempat terlihat melambaikan tangan tidak ditemukan dan diduga hanyut terbawa arus.

Setelah pencarian dilakukan oleh warga dan petugas, tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” jelasnya.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga menggunakan alat berat untuk mengangkat mobil yang terseret banjir.

(Trimo Riadi)

Berita Terkait

Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok, Pengedar Dipelimpahkan ke Satresnarkoba Polres Tanjab Barat.
Pemdes Pangkalan Nyirih Gelar Evaluasi Kinerja Lembaga Desa Tahun 2026 Admin 19 Januari 2026.
Pengurus swadaya Dusun tiga sai pabaso anti di kritik Tapung hulu (18 /01/ 2026).
Respon Cepat Polsek Kubu, dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Rohil, Misteri Temuan Mayat di Teluk Nilap Terungkap Penyebab Kematian nya Lewat Autopsi.
*Desa Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Oknum Kaur Pembangunan Diduga Menghambatkan Bantuan Dari Pusat Hunian Rumah Sementara (Huntara) Kepada Masyarakat Korban Banjir*
PKN MAPALA Se-Indonesia dan PKD MAPALA Se-Indonesia Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla MAPALA Se-Indonesia
Polsek Salapian Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Desa Turangi, Satu Pelaku Diamankan
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Patroli di Jalur Wisata Tangkahan, Jaga Kamseltibcar Lantas dan Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:12 WIB

Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok, Pengedar Dipelimpahkan ke Satresnarkoba Polres Tanjab Barat.

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Pemdes Pangkalan Nyirih Gelar Evaluasi Kinerja Lembaga Desa Tahun 2026 Admin 19 Januari 2026.

Senin, 19 Januari 2026 - 20:57 WIB

Respon Cepat Polsek Kubu, dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Rohil, Misteri Temuan Mayat di Teluk Nilap Terungkap Penyebab Kematian nya Lewat Autopsi.

Senin, 19 Januari 2026 - 19:49 WIB

*Desa Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Oknum Kaur Pembangunan Diduga Menghambatkan Bantuan Dari Pusat Hunian Rumah Sementara (Huntara) Kepada Masyarakat Korban Banjir*

Senin, 19 Januari 2026 - 19:44 WIB

PKN MAPALA Se-Indonesia dan PKD MAPALA Se-Indonesia Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla MAPALA Se-Indonesia

Berita Terbaru