Wakil Rakyat Kab Bekasi Gercep, Inilah Rekomendasi Hasil Rapat Gabungan Komisi

Rabu, 8 Januari 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi MBS, Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat akibat di nonaktifkan nya KIS yang di danai oleh APBD Kab Bekasi, bahkan untuk mengaktifkannya sejumlah emak – emak rela antri dan menginap di depan gerbang Lottemart Cikarang Utara.

 

Ahmad Saefudin wakil rakyat dari Fraksi Gerindra mengatakan kepada media, Rabu ( 8/1/2025 ) bahwa untuk menanggapi permasalah tersebut, Ketua DPRD Ade Sukron langsung menggelar rapat gabungan komisi 1 sampai 4, hal tersebut menunjukan keseriusan wakil rakyat membela keresahan rakyat Kab Bekasi

 

Lanjut Ahmad juga mengatakan bahwa dalam rapat gabungan tersebut telah menghasilkan berupa rekomendasi yang akan di sampaikan kepada PJ Bupati dan Dinas terkait, yaitu :

 

1. Tidak ada penonaktifan kepesertaan JKN

2. Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan mengajukan re – aktivasi status kepesertaan JKN

3. PBI APBD sejumlah 146.405 jiwa yang terdata akan di alihkan menjadi PBI APBN

4. Dinas Sosial mempercepat dan memaksimalkan kordinasi kepada Kemensos terkait jumlah usulan 146.405 jiwa.

5. Pemerintah Daerah melalui Bapeda akan menggali potensi anggaran untuk aspek kesehatan

5. Bagi peserta KIS PBI non DTKS sejumlah 42.459 tetap di fasilitasi melalui Jamkesda bersamaan proses validasi kependudukan di lakukan.

6. Pemerintah Daerah melalui Disdukcapil mensosialisasikan kepada masyarakat agar proaktiv melakukan verifikasi administrasi kependudukan

 

” itulah rekomendasi dari hasil rapat gabungan, semoga masyarakat dapat terbantu, dan mohon masyarakat juga turut pro aktif ya, ” Ujar Ahmad wakil rakyat dari dapil satu Kab Bekasi.

 

Hal senada juga di katakan Wakil Rakyat Surohman dari Partai Buruh mengatakan bahwa pada awal Januari 2025 terdapat penonaktifan peserta dari segmen penonaktifan PBI APBN sejumlah 7.878 jiwa dan penonaktifan PBI APBD (PBPU BP Pemda) 189.906 jiwa, dan penyebab penonaktifan adalah :

 

1. Masuk sebagai DTKS > akan dialihkan ke PBI APBN

2. Data tidak padan dengan dukcapil

3. Peserta meninggal

4. Peserta pindah domisili

 

Solusi terkait hal hal tersebut:

Dipersilahkan bagi peserta yang nonaktif:

 

1. Melakukan perubahan data dan jenis peserta menjadi peserta mandiri (PBPU) melalui:

a. Aplikasi Mobile JKN

b. Pandawa 08118165165

c. BPJS Care Center 165

 

2. Jika peserta tersebut termasuk masyarakat tidak mampu dapat berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan atau Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. ( Edi YP )

Berita Terkait

Diduga Galian C ilegal di bantaran Sungai way seputih terkesan tak tersentuh hukum.
*Patroli Presisi Polres Pagar Alam Sasar Balap Liar dan Keamanan Pedagang Malam, Warga Merasa Lebih Aman*
Samsul Bahri selaku Wartawan Media Mitra Mabes Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Satpol pp bidang penegakan Perkada tetap menelusuri aduan masyarakat dan memberikan edukasi
Wakapolda Jambi dan Satgas Pangan Sidak Pasar Angso Duo, Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Ramadan
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, SE, MM Bagikan 1.109 Sapi untuk 852 Gampong
Kapolres Bungo Terima Penghargaan Ombudsman RI, Irwasda Polda Jambi Hadiri Penyerahan Opini Penilaian Maladministrasi 2025
Jamaluddin (pak nek) Tim investigasi PWO Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:45 WIB

Diduga Galian C ilegal di bantaran Sungai way seputih terkesan tak tersentuh hukum.

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:34 WIB

*Patroli Presisi Polres Pagar Alam Sasar Balap Liar dan Keamanan Pedagang Malam, Warga Merasa Lebih Aman*

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:23 WIB

Samsul Bahri selaku Wartawan Media Mitra Mabes Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:50 WIB

Satpol pp bidang penegakan Perkada tetap menelusuri aduan masyarakat dan memberikan edukasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Wakapolda Jambi dan Satgas Pangan Sidak Pasar Angso Duo, Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Ramadan

Berita Terbaru