Wakil Gubernur Memantau Langsung Kickoff Vaksinasi PMK Di Sumsel.

Sabtu, 28 Januari 2023 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,-Mitramabes.com.

Guna cegah Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi, Pemprov Sumsel bersama 28 Provinsi lainnya mengikuti Kickoff Vaksinasi PMK secara nasional tahun 2023 secara virtual yang dilaksanakan oleh Kementrian Pertanian Republik indonesia.

Pada Sabtu, (28/01), bertempat di peternakan sapi salah satu anggota Asosiasi Peternak dan Penjual Hewan Qurban Kota Palembang, Muhammad Idil Fitriansyah, yang terletak di Jl. Pangeran Ayin, Kecamatan Sako Palembang.

Pemprov Sumsel melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Sumsel lakukan vaksinasi kepada hewan ternak sapi.

Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya memantau langsung pemberian vaksin terhadap sapi tersebut.

Dalam arahannya Wagub mengharapkan antisipsi vaksin yang diberikan pada hewan ternak dapat membuat para pelaku usaha ternak di Sumsel tenang.

Maka dari itu, lanjut Mawardi, pemberian vaksin terhadap sapi tersebut sebagai upaya untuk membantu para peternak agar tidak merugi akibat PMK tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Mawardi memberikan apresiasi kepada Satgas PMK Sumsel yang telah bekerja dengan giat dalam mengendalikan PMK.

Sementara itu, pemilik ternak yang juga merupakan anggota Asosiasi Peternak dan Penjual Hewan Qurban Kota Palembang, Muhammad Idil Fitriansyah mengaku senang dan tenang akan adanya vaksinasi yang diberikan Pemprov Sumsel.

Dia berharap, pemerintah terus melakukan upaya serupa agar para pemilik teternak tidak merasakan dampak kerugian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Efendi, menyebut capaian vaksinasi PMK di Sumsel pada Januari 2023 telah terealisasi sebanyak 196.084 dosis atau 60.33 % dari total vaksin yang didistribusikan sebanyak 325.000 dosis.

Ruzuan menuturkan strategi dalam penanganan PMK cukup serius. Dimana satgas penanganan PMK di Sumsel mengambil strategi khusus diantaranya, membentuk gugus tugas, mendirikan posko, melakukan pendataan dan penandaan ternak di Sumsel, Vaksinasi, dan Distribysi bantuan logistik seerti disinfektan, obat-obatan dan vitamin, serta pembatasan lalu lintas hewan.
Pungkas,”
(RD MBS)

Berita Terkait

Wujudkan Kota Aman, Dirsamapta Polda Kalbar Bedah Strategi Kamtibmas di Radio Sonora
Kapolres Samosir Ajak Tokoh Pemuda Untuk Jaga Kemitraan dan Tetap Patuhi Aturan
Binrohtal Polres Nganjuk, Empat Golongan Mulia dalam Hadits Jadi Pengingat Tugas Polri
Satgas Pengendalian Sat Reskrim Polres Lebak Pantau, Pastikan Harga Beras Stabil di Pasar Rangkasbitung
*POLSEK PEMULUTAN LAKSANAKAN GIAT STRONG POINT, SAMPAIKAN IMBAUAN KESELAMATAN DI TITIK JALAN BERLUBANG*
Terima Tokoh Lintas Agama, Kapolda Sumsel Pastikan Pendekatan Humanis dalam Pelayanan
Gerobak Presisi Bidpropam Polda Kalbar Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Masyarakat
RSUD Tarutung Terima Penghargaan BPJS Kesehatan atas Komitmen Integrasi Layanan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:56 WIB

Wujudkan Kota Aman, Dirsamapta Polda Kalbar Bedah Strategi Kamtibmas di Radio Sonora

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:04 WIB

Kapolres Samosir Ajak Tokoh Pemuda Untuk Jaga Kemitraan dan Tetap Patuhi Aturan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:58 WIB

Binrohtal Polres Nganjuk, Empat Golongan Mulia dalam Hadits Jadi Pengingat Tugas Polri

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:40 WIB

Satgas Pengendalian Sat Reskrim Polres Lebak Pantau, Pastikan Harga Beras Stabil di Pasar Rangkasbitung

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:47 WIB

*POLSEK PEMULUTAN LAKSANAKAN GIAT STRONG POINT, SAMPAIKAN IMBAUAN KESELAMATAN DI TITIK JALAN BERLUBANG*

Berita Terbaru