
*PONTIANAK, POLDA KALBAR* –Mitramabes.com
Satgas Gakkum Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Polda Kalbar menggelar aksi simpatik berupa pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan penertiban lalu lintas di Jalan Adisucipto serta PO Perintis, Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas instansi bersama Dishub dan Dispenda Provinsi Kalbar guna memastikan seluruh angkutan umum dalam kondisi prima. Fokus utama operasi pada hari ke-6 ini adalah memastikan aspek keselamatan teknis, seperti sistem pengereman dan kesehatan pengemudi, demi menekan angka kecelakaan di wilayah Kalimantan Barat. Sabtu (07/02/2026).
Dalam arahannya, Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Kapuas 2026, AKBP Zulyanto Leonardi Kramajaya, S.I.K., M.M menekankan pentingnya personel bersikap profesional dan melayani masyarakat dengan hati. “Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai kerja keras kita tercoreng oleh informasi yang tidak utuh,” tegasnya di hadapan personel. Pendekatan ini terbukti efektif, di mana kendaraan yang lolos uji langsung ditempeli stiker khusus sebagai jaminan keamanan bagi penumpang. Selain edukasi, petugas juga tetap melakukan penegakan hukum terhadap 32 pelanggar tilang dan memberikan 16 teguran simpatik bagi pengendara dengan pelanggaran ringan.
Respon positif datang dari para awak angkutan umum yang merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan armada secara gratis. Titis Adriono, salah satu pengemudi bus, mengapresiasi efisiensi petugas di lapangan. “Pemeriksaannya cepat, simpel, dan bagus. Jadi kami tahu kondisi kendaraan dan kondisi kami sendiri sebagai pengemudi. Kalau bisa kegiatan seperti ini dilakukan setiap tahun,” ungkapnya. Senada dengan Titis, koordinator sopir PO Perintis, Heri, juga berterima kasih atas keramahan petugas yang membantu memastikan sembilan armadanya layak beroperasi sebelum menempuh perjalanan jauh.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menutup rangkaian kegiatan dengan menyatakan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 merupakan langkah preventif yang mengutamakan edukasi. “Respons positif dari masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan humanis dapat diterima dengan baik. Hal ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya. Dengan pelaksanaan yang kondusif ini, diharapkan kesadaran masyarakat Pontianak akan pentingnya keselamatan berkendara terus tumbuh secara mandiri.
Sy Mohsin










