Transparansi Pengelolaan Usaha, BUMDes Perintis Rindang Jaya Gelar LPJ

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TEBO // MBS — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Perintis Rindang Jaya, Desa Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, menggelar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Perintis dan dihadiri anggota BUMDes serta Pemerintah Desa.

LPJ ini turut dihadiri perwakilan Kantor Camat Rimbo Bujang, Kasi Pemerintahan Aziz, Direktur BUMDes Perintis Rindang Jaya Herwani, Kepala Desa Perintis Sarmidi, serta perwakilan BUMDes dari desa lain.

Dalam pemaparannya, Herwani menjelaskan bahwa modal awal BUMDes Perintis Rindang Jaya bersumber dari Desa Perintis dan penyertaan modal dari sejumlah BUMDes desa lain. Modal tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan usaha ayam petelur dan hortikultura yang kini telah berjalan.

“Alhamdulillah BUMDes Perintis Rindang Jaya sudah berjalan dan sudah bisa membawa Pendapatan Asli Desa,” kata Herwani.

Menurut dia, pengelolaan usaha dilakukan secara bertahap dan mengedepankan prinsip kerja sama antar desa guna memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Perintis Sarmidi menyampaikan bahwa pelaksanaan LPJ merupakan bentuk keterbukaan BUMDes kepada masyarakat dan pemerintah desa. Ia menilai kegiatan usaha BUMDes sejalan dengan program ketahanan pangan yang diatur dalam regulasi.

“Kinerja BUMDes Perintis Rindang Jaya Alhamdulillah berjalan dengan baik. Walaupun di awal banyak tantangan, BUMDes mampu melaluinya dan tetap berjalan,” ujar Sarmidi.

Ia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus ditingkatkan agar BUMDes dapat berkembang dan mendorong terwujudnya desa mandiri. Sarmidi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Perintis telah melakukan audiensi dengan Kementerian Desa terkait pengajuan bantuan pengembangan usaha ayam petelur.

“Kami mengajukan bantuan ayam petelur dengan kapasitas 10.000 ekor, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 3 miliar yang mencakup pengembangan pasar, peternakan, dan wisata,” katanya.

Pelaksanaan LPJ ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan BUMDes sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi desa, (Sch).

Editor : Socheh

Berita Terkait

Perkuat Upaya Preventif, Polres Selayar dan Jajaran Tingkatkan Intensitas Kunjungan ke Sekolah
KPAD Perkuat Sinergi, Fokus Cegah Kekerasan dan Bullying di Sekolah.
Hadiri Musrenbang Kecamatan, Putri Karlina Tekankan Peningkatan PDRB Jadi Kunci Penuhi Aspirasi Pembangunan.
Pemkab Garut dan KPID Jawa Barat Bahas Pembentukan LPPL hingga Penuntasan_Blank Spot.
Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap Narkotika Jenis Baru Etomidate Berkedok Cartridge.
Satresnarkoba Polres Tebo Ungkap Jaringan Peredaran Sabu, Dua Pelaku Diamankan dengan BB 6,98 Gram
Kembali Ukir Prestasi! Banyuasin Raih Penghargaan UHC Kategori Madya.
Arisan Rutin Bulanan GOW Kabupaten Tebo Digelar di Polres Tebo, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:38 WIB

Perkuat Upaya Preventif, Polres Selayar dan Jajaran Tingkatkan Intensitas Kunjungan ke Sekolah

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:33 WIB

Transparansi Pengelolaan Usaha, BUMDes Perintis Rindang Jaya Gelar LPJ

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:22 WIB

KPAD Perkuat Sinergi, Fokus Cegah Kekerasan dan Bullying di Sekolah.

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:20 WIB

Hadiri Musrenbang Kecamatan, Putri Karlina Tekankan Peningkatan PDRB Jadi Kunci Penuhi Aspirasi Pembangunan.

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:13 WIB

Pemkab Garut dan KPID Jawa Barat Bahas Pembentukan LPPL hingga Penuntasan_Blank Spot.

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

*Bupati Baharuddin Imbau Warga untuk Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Rabu, 28 Jan 2026 - 14:58 WIB