Polda Aceh Bangun Gudang Ketahanan Pangan Berkapasitas Seribu Ton

Kamis, 5 Juni 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jantho —MBS

Polda Aceh membangun gedung ketahanan pangan tipe 654 pada lahan seluas 5.000 meter persegi di Komplek Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Aceh Besar. Gedung berkapasitas seribu ton itu merupakan bentuk keseriusan dan kontribusi Polda Aceh dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam hal ketahanan pangan.

Pembangunan gedung ketahanan pangan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, usai menghadiri secara virtual Ground Breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di SPN Polda Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 5 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Dr. Achmad Kartiko menyampaikan, program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden ini bukanlah sekadar persoalan ekonomi atau pertanian semata, tetapi pilar strategis dalam menjaga stabilitas bangsa, baik dalam aspek sosial, keamanan, maupun pertahanan negara.

Oleh sebab itu, katanya, Polri sebagai salah satu unsur utama dalam sistem keamanan turut hadir dan berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kapasitas pangan nasional.

“Pembangunan gudang ini merupakan bentuk keseriusan dan kontribusi Polda Aceh terhadap ketahanan pangan. Lokasi pembangunan berada di lahan milik Polri, yang berada di kompleks SPN Polda Aceh, dengan luas lahan 5.000 meter persegi. Di atas lahan tersebut akan dibangun gudang tipe 654, yang dirancang dengan kapasitas penyimpanan mencapai 1.000 ton bahan pangan strategis, seperti jagung dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

Abituren Akabri 1991 itu juga menyampaikan, pembangunan gudang ini bukanlah proyek yang berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari ekosistem besar yang ingin kita bangun bersama Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan petani, serta ekosistem pangan yang berbasis sinergi, pemberdayaan, dan kemandirian.

Dalam skala nasional, sambungnya, proyek tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri dalam mendukung ketahanan pangan berbasis daerah, khususnya di wilayah dengan potensi pertanian yang besar seperti Provinsi Aceh.

Melalui fasilitas ini, Polda Aceh bertekad untuk memaksimalkan peran sebagai fasilitator distribusi pangan, penggerak produksi pangan berbasis kemitraan, serta pengawas terhadap potensi pelanggaran dalam sistem logistik pangan. Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pemecahan masalah nyata di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan solutif.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda menegaskan bahwa fungsi gudang tersebut tidak semata-mata untuk kepentingan institusi Polri, tetapi juga dibuka untuk mendukung kegiatan lintas sektor, seperti pengelolaan cadangan pangan oleh Pemerintah Daerah, distribusi logistik oleh instansi terkait, dan pemanfaatan dalam kondisi darurat oleh masyarakat sekitar.

“Ini sejalan dengan semangat kolaboratif polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, serta sebagai mitra strategis dalam membangun ketahanan nasional dari sektor paling dasar, yaitu ketersediaan pangan,” tutur Kapolda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kegiatan ini, baik dari lingkungan internal polri, pemerintah daerah, maupun mitra strategis lainnya.

“Mari kita bekerja sama, sama-sama bekerja dalam mendukung pembangunan ini agar berjalan dengan lancar, tepat waktu, tepat mutu, serta mampu memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh,” demikian, tutupnya.

Berita Terkait

Menata Langkah, Menguatkan Keluarga: BP.4 Kalbar Mantapkan Arah Menuju Pengukuhan dan Rakerwil
Tim opsnal subdit lV tipidter berhasil mengungkap praktik Penambangan batubara ilegal
Polsek Stabat Cek Pos Kamling di Desa Karang Rejo, Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Sesuai Arahan Presiden RI, Polres Langkat Laksanakan Kurve di Sekolah SLB Stabat
Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan
Kementerian Pertanian RI Apresiasi Humbahas sebagai Peringkat I Nasional Tahun 2025 Pendaftaran Varietas Lokal Terbanyak,
Pungutan “Uang Pembangunan” Rp300 Ribu di SMKN 2 Nganjuk Disorot, Komite Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi
Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Rutin Patroli Dialogis Ke Pemukiman Temui Warga Di Pos Ronda

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:44 WIB

Menata Langkah, Menguatkan Keluarga: BP.4 Kalbar Mantapkan Arah Menuju Pengukuhan dan Rakerwil

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:05 WIB

Tim opsnal subdit lV tipidter berhasil mengungkap praktik Penambangan batubara ilegal

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:37 WIB

Polsek Stabat Cek Pos Kamling di Desa Karang Rejo, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:33 WIB

Sesuai Arahan Presiden RI, Polres Langkat Laksanakan Kurve di Sekolah SLB Stabat

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:24 WIB

Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan

Berita Terbaru