THR Plasma Kampung Baru Hanya Menambah Utang Anggota koperasi Sikap Mandiri

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra Mabes Lingga Bayu Kampung Baru, Lingga Bayu  Sejumlah anggota koperasi plasma di Kampung Baru mengeluhkan kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Rp 25.000 000 yang dinilai justru semakin menambah beban utang mereka.

 

Para anggota koperasi yang tergabung dalam program plasma perkebunan mengungkapkan bahwa THR yang diberikan bukan dalam bentuk tunai atau bantuan langsung, melainkan dimasukkan sebagai tambahan pinjaman yang harus mereka lunasi di kemudian hari.

 

“Saat menerima THR, kami pikir itu bantuan dari koperasi atau perusahaan. Tapi ternyata, setelah dicek, itu hanya menambah utang kami. Bukan meringankan beban, malah semakin memberatkan,” ujar salah satu anggota koperasi yang enggan disebut namanya.

 

Menurutnya, selama ini mereka sudah kesulitan membayar cicilan utang yang ada, ditambah lagi hasil panen sering kali tidak sesuai dengan harapan. Dengan tambahan utang dari THR ini, mereka khawatir akan semakin terjebak dalam lilitan utang yang berkepanjangan.

 

Salah satu pengurus koperasi mengonfirmasi bahwa sistem ini sudah menjadi kebijakan yang berlaku sejak beberapa tahun lalu. “THR diberikan sebagai bentuk bantuan sementara, tetapi tetap dalam sistem kredit yang harus dikembalikan. Ini dilakukan agar koperasi tetap bisa menjaga keseimbangan keuangan,” katanya.

 

Namun, kebijakan ini menuai protes dari para anggota yang merasa hak mereka sebagai pekerja tidak sepenuhnya dihormati. Mereka berharap ada solusi lain yang lebih adil, seperti pemberian THR dalam bentuk tunai atau pemotongan langsung dari keuntungan hasil panen tanpa harus menjadi tambahan utang.

 

“Kami ingin kebijakan yang benar-benar membantu, bukan sekadar menambah angka utang di catatan kami,” tambah salah satu anggota lainnya.

 

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan inti yang bermitra dengan koperasi plasma terkait keluhan para anggotanya. Para pekerja berharap ada evaluasi ulang terhadap kebijakan ini agar kesejahteraan mereka lebih diperhatikan, terutama menjelang Hari Raya.

 

Darlansyah Lubis

Berita Terkait

Wabup Tebo Hadiri Pamit Dandim 0416/Bungo Tebo, Apresiasi Dedikasi dan Sinergi
Tangis Haru Iringi Pisah Lepas Dandim 0416/Bute Letkol Dedy Pungky Irawanto
Sinergitas TNI–Polri Sidak Pasar Pantai Cermin, Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Ramadhan
Bupati Tebo Agus Rubiyanto Ucapkan Selamat kepada Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto sebagai Dandim 0416/Bute
Bupati dan Wakil Bupati Tebo Roadshow ke Kementerian Pertanian, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Swasembada Pangan
Piter Sinaga Terpilih dan Dilantik, Pimpin KNPI Kabupaten Taput Masa Bakti Tahun 2026-2029.
Pengedar Sabu 38,9 Gram Dibongkar, Berawal Dari Penangkapan Kurir di Warung Tanjunganom
Pemkab Humbahas Monitoring Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pangan Menjelang HBKN dan Idul Fitri 2026.

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:32 WIB

Wabup Tebo Hadiri Pamit Dandim 0416/Bungo Tebo, Apresiasi Dedikasi dan Sinergi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:08 WIB

Tangis Haru Iringi Pisah Lepas Dandim 0416/Bute Letkol Dedy Pungky Irawanto

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:18 WIB

Bupati Tebo Agus Rubiyanto Ucapkan Selamat kepada Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto sebagai Dandim 0416/Bute

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:07 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Tebo Roadshow ke Kementerian Pertanian, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Swasembada Pangan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:03 WIB

Piter Sinaga Terpilih dan Dilantik, Pimpin KNPI Kabupaten Taput Masa Bakti Tahun 2026-2029.

Berita Terbaru