Tertib atau Ditertibkan? Bupati Garut Beri Pesan Tegas kepada PKL

Sabtu, 8 Maret 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*GARUT, Garut Kota MBS* – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jumat (7/3/2025). Peninjauan ini bertujuan untuk melihat kondisi serta suasana aktivitas PKL di kawasan tersebut, mulai dari Toko Ek Bouw Jaya hingga area dekat PKPN Garut.

 

Dalam kunjungannya, Syakur turut mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, mengingat permasalahan PKL merupakan tanggung jawab bersama.

 

“Kami ingin melihat suasana dan kondisi di lapangan, karena ini bukan hanya tanggung jawab Bupati atau Satpol PP saja, tetapi tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Saat meninjau lokasi, Syakur menyempatkan diri berbincang dan ben cengkrama dengan para pedagang. Ia mengungkapkan bahwa banyak di antara mereka telah lama menetap dan berjualan di area tersebut. Oleh karena itu, ia mengimbau para pedagang untuk menertibkan diri sebelum pemerintah mengambil langkah penertiban.

 

“Jadi mending menertibkan diri daripada kita tertibkan, saya juga mengimbau kepada masyarakat terkait dengan kebersihan dan keindahan di sekitar ini,” katanya.

 

Syakur berharap para PKL memiliki kesadaran untuk tidak mengganggu ketertiban umum. Ia menambahkan, pihaknya akan mengadakan diskusi lebih lanjut guna mencari solusi terbaik terkait penataan PKL di Jalan Ciledug.

 

“Nah ini akan kita diskusikan seperti apa, yang pasti harus ada solusinya, tapi bukan juga berarti bahwa ini jadi tanggung jawab kita, kita utamakan beberapa hal terutama ketertiban,” pungkasnya. ( D.Ramdani )

Berita Terkait

Pemkab Tanjab Barat Gerak Cepat Tindaklanjuti Arahan Presiden, Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Wabup Katamso Presentasikan Program FOLU Net Sink 2030, Tanjab Barat Dorong Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekonomi Pesisir
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik PT SPM II di Lampung Tengah, Kerugian Capai Puluhan Miliar
Jenazah Tanpa Identitas yang Ditemukan di Pantai Laja’a Disepakati Dimakamkan di Bonerate
Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh, Sumut, dan Sumbar*
Amukan si jaga merah Melalap 85% Perusahan Tapioka PT SPM 2
Sisa 32 Unit Huntara Alue Ie Mirah Di kebut 10 Hari BNPB Tambah Mitra
BNPB Tambah Mitra, Sisa 32 Unit Huntara Alue Ie Mirah Dikebut 10 Hari

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:31 WIB

Pemkab Tanjab Barat Gerak Cepat Tindaklanjuti Arahan Presiden, Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:02 WIB

Wabup Katamso Presentasikan Program FOLU Net Sink 2030, Tanjab Barat Dorong Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekonomi Pesisir

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:46 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik PT SPM II di Lampung Tengah, Kerugian Capai Puluhan Miliar

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:13 WIB

Jenazah Tanpa Identitas yang Ditemukan di Pantai Laja’a Disepakati Dimakamkan di Bonerate

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:05 WIB

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh, Sumut, dan Sumbar*

Berita Terbaru