Jakarta, Mitramabes.Com|
Terbongkar akhirnya isi chat panas anggota DPR yang selama ini menjadi sasaran amukan masyarakat di seluruh Indonesia.
Gelombang protes di depan Gedung DPR RI sejak 25 Agustus 2025 lalu benar-benar mengguncang Senayan. Ribuan masyarakat turun ke jalan, membawa suara keresahan dan kekecewaan yang sudah lama menumpuk.
Pemicu utamanya: kebijakan baru terkait tunjangan rumah anggota dewan sebesar Rp50 juta per bulan.
Kebijakan itu sontak dianggap tidak masuk akal, terutama ketika kondisi ekonomi rakyat masih penuh kesulitan. Kritik yang disuarakan publik seolah dipandang sebelah mata oleh sebagian anggota dewan.
Bahkan, publik semakin tersulut emosi ketika video sejumlah anggota DPR berjoget ria di kantor usai rapat beredar luas di media sosial. Adegan itu menjadi simbol ketidakpekaan wakil rakyat terhadap penderitaan yang dialami masyarakat.Konten hiburan
Tak heran jika amarah warga meluas. Sorotan tajam, kecaman, hingga gelombang aksi unjuk rasa terus mengarah ke Senayan.
Anggota Dewan Menghilang
Pasca demo besar, sejumlah anggota DPR mulai menghilang dari publik. Ada imbauan khusus agar mereka sementara waktu bekerja dari rumah. Situasi itu terungkap dari pengakuan langsung Pasha Ungu, artis yang kini duduk sebagai anggota DPR.
Melalui podcast Denny Sumargo yang tayang Kamis (28/8/2025), Pasha membuka fakta mengejutkan soal isi grup chat WhatsApp anggota DPR.
“Ini jujur, kejadian ini di grup WA DPR sudah chaos, rame,” ungkapnya.
Chat Panas Anggota DPR di Balik Pintu Senayan
Pasha menuturkan, situasi grup chat berubah drastis sejak demo besar meledak di depan Gedung DPR. Anggota dewan sibuk membahas cara keluar masuk gedung agar tetap aman dari amukan massa.
“Semua harus saling menjaga, hati-hati ada demo. Bahkan, sudah ada kira-kira demo di sini, nanti keluarnya lewat mana itu sudah dibicarakan untuk keamanan, bukan karena takut,” tegasnya.
Ungkapan itu menunjukkan betapa besar tekanan yang kini dirasakan para anggota DPR. Mereka bukan hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga merasakan langsung ketegangan di balik pintu Senayan.
Catatan Tegas dari Pasha Ungu
Meski berada di tengah situasi panas, Pasha Ungu mencoba mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Ia mengingatkan rekan-rekannya agar lebih berhati-hati dalam bertindak maupun berbicara di ruang publik.
“Ini sebagai catatan buat kita, teguran buat kita DPR. Sebagai figur publik memang harus lebih awas memberikan statement, bicara apalagi yang ada kaitannya dengan kepentingan publik. Jadi memang harus hati-hati,” ujarnya penuh penekanan.
Terbongkarnya isi chat panas anggota DPR ini kian mempertegas betapa seriusnya gelombang kekecewaan masyarakat. Rakyat menuntut agar wakilnya tidak hanya sibuk membahas tunjangan atau mencari jalan aman saat demo, melainkan benar-benar mendengarkan suara penderitaan yang mereka wakili.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Bagi rakyat, aksi protes adalah wujud kepedulian. Bagi anggota DPR, sorotan publik adalah teguran keras bahwa amanah tidak boleh dipermainkan.