Mitramabes.com – NGANJUK – Kemeriahan menyelimuti SMP Negeri 2 Nganjuk (Arpeda) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sekolah menengah pertama unggulan di Kabupaten Nganjuk ini merayakan hari jadinya yang ke-49 dengan mengusung tema besar “Arpeda Menuju Gerbang Kesuksesan”.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, jajaran Dinas Pendidikan, serta komite sekolah. Momen HUT Arpeda kali ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun pribadi Bupati Nganjuk..
Menanamkan Mental Juara
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk menekankan bahwa kesuksesan para siswa harus dipersiapkan dengan mental yang kuat. Beliau memberikan motivasi agar siswa memiliki keyakinan untuk sukses yang dimulai dari doa serta dukungan orang tua.
“Kita ingin anak-anak menjadi orang yang sukses, dimulai dari orang tua yang yakin anak-anaknya sukses. Hal sepele namun kadang sering terlupakan,” ujar Bupati dalam arahannya.
Langkah Pasti Menuju Adiwiyata Mandiri
Kepala SMP Negeri 2 Nganjuk, Ani Sutiani, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa tema “Arpeda Menuju Gerbang Kesuksesan” memiliki filosofi mendalam. Beliau berharap proses pendidikan di Arpeda menjadi pintu masuk yang memudahkan siswa meraih cita-cita di masa depan.
Selain itu, di bawah kepemimpinan Ani Sutiani, S.Pd., M.Si., SMPN 2 Nganjuk kini tengah menargetkan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional. “Di hari ulang tahun ini, kami mengadakan lomba taman antar kelas. Kreativitas anak-anak sangat luar biasa karena ini sudah berbicara tentang budaya dan perilaku peduli lingkungan,” ungkapnya.
Dukungan Infrastruktur dan Pemerintah Daerah
Dukungan penuh diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pendidikan. Selain mendukung visi Adiwiyata, Bupati juga meresmikan jembatan akses menuju sekolah yang telah diperlebar menggunakan dana APBD untuk memfasilitasi mobilitas siswa dan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menambahkan bahwa SMPN 2 Nganjuk merupakan satu dari dua sekolah di wilayah tersebut yang diproyeksikan menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Hal ini diharapkan mampu memicu inovasi pendidikan karakter yang berbasis pada lingkungan sekolah.
Mitramabes.com Jomsen Silitonga











