Serobot Kawasan Hutan Produksi Terbatas, YK : Kita Punya Surat Dari Zaman Belanda

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Meranti, Riau Mitramabes.com – Penyerobotan lahan hutan mangrove di bibir pantai yang dilakukan seorang warga setempat inisial YK dengan luas kurang lebih 100×40 m yang terjadi di Kuala Asam, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, merupakan masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Diketahui, setelah UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tebingtinggi mengeluarkan surat balasan terkait konfirmasi status lahan tersebut, Senin (17/03/25).

Tentunya, perbuatan penyerobotan ini melanggar Pasal 1 ayat (1) huruf a UU No. 51 Prp Tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya adalah tanah yang langsung dikuasai oleh negara.

Sebelumnya, pantauan Media Mitramabes.com di lapangan, terlihat satu unit alat berat Excavator berwarna biru berada di lokasi sedang melakukan pengrusakan areal kawasan hutan mangrove yang sebagai penyangga kehidupan dan abrasi menjadi gundul, Sabtu (08/03/25).

Setelah itu, ketika dilakukan konfirmasi terhadap YK, ia menyampaikan bahwa, lahan tersebut mulai dari jalan umum yang digunakan masyarakat sampai ke tepi pantai adalah milik dari kakeknya dan lahan tersebut dulunya merupakan lapangan sepak bola tempat mereka bermain dari turun temurun.

“Dari mulai jalan umum hingga kawasan hutan sampai ke tepi laut adalah milik keluarga saya dari zaman kakek. saya juga punya surat dari zaman Belanda”, ucap YK.

Perbuatan penyerobotan lahan dapat digugat menurut hukum perdata ataupun dituntut menurut hukum pidana. dalam UU KUHP Pasal 385 ayat (1) dan ayat (6), yang berbunyi, tindakan penyerobotan lahan diancam pidana penjara maksimal 4 tahun.

Kemudian, disisi lain, Lurah Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Mashuri, ST menjelaskan bahwa, pihaknya mengetahui tentang adanya kegiatan penyerobotan lahan yang berisikan mangrove tersebut. hal itu, diketahuinya saat ikut dalam rapat sekaligus pertemuan dengan beberapa Tokoh besar Tionghoa beberapa waktu lalu. namun, pihaknya hanya mengetahui tentang pengalihan jalan umumnya saja dan bukan tentang akan adanya pembangunan.

“Benar, saya mengetahui adanya kegiatan di daerah Kuala Asam itu, tapi hanya tentang pengalihan jalan umumnya saja. karena pihak YK mengklaim itu miliknya dari jaman kakek. namun, terkait akan adanya pembangunan diatas lahan tersebut saya belum mengetahuinya”, tegas Mashuri saat dikonfirmasi Media ini dikediamannya.





Indre

Berita Terkait

BU WO LOOS DOL MENU PECEL PUNTEN NGANJUK, PEDASNYA JUARA… SEKALI NYICIP, LUPA MANTAN! PINDAH KE DINKOP..
Miris!!! Perangkat desa di duga menyalah gunakan wewenang
Wujud Cooling System Ciptakan Kondusivitas, Kapolsek Lelea Gelar Silaturahmi Kamtibmas Dengan Mahasiswa KKN Unpad
Kapolsek Gabuswetan Hadiri Monev Koperasi Desa Merah Putih di Wilayah Kecamatan Gabuswetan
Polres Tanah Karo Gelar Press Release Ungkap Kasus Menonjol 2025–Awal 2026
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tidak mengindahkan Perintah Bupati
Binrohtal dan Santunan Anak Yatim, Polres Nganjuk Tegaskan Nilai Kepedulian dalam Tugas Kepolisian
Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Dampingi Program Ketahanan Pangan di Tanjunganom

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:41 WIB

BU WO LOOS DOL MENU PECEL PUNTEN NGANJUK, PEDASNYA JUARA… SEKALI NYICIP, LUPA MANTAN! PINDAH KE DINKOP..

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:07 WIB

Miris!!! Perangkat desa di duga menyalah gunakan wewenang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wujud Cooling System Ciptakan Kondusivitas, Kapolsek Lelea Gelar Silaturahmi Kamtibmas Dengan Mahasiswa KKN Unpad

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:55 WIB

Polres Tanah Karo Gelar Press Release Ungkap Kasus Menonjol 2025–Awal 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:41 WIB

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tidak mengindahkan Perintah Bupati

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Miris!!! Perangkat desa di duga menyalah gunakan wewenang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:07 WIB

NASIONAL

Polres Kampar Ingatkan: Jaga Pohon, Jaga Kehidupan!

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:04 WIB