Semrawutnya Jalan Protokol Diseputaran Pasar Induk Sidikalang Kembali Jadi Sorotan Masyarakat

Sabtu, 25 Januari 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oppo_0

oppo_0

SIDIKALANG, Dairi.Sumut- Semrawutnya akses jalan Protokol di Seputaran ingkungan Pusat Pasar Induk Sidikalang kembali menjadi sorotan dan perhatian Publik, Sabtu 25 Januari 2025 saat Kru Media Mitra Mabes berniat mau berbelanja ke Pusat pasar Sidikalang, Terlihat sebagian para pedagang dengan leluasa menjajakan dagangannya di Seputar jalan protokol yang notabene adalah sebagai fasilitas jalan umum, Tanpak dengan jelas kesemrawutan tersebut telah sangat mengganggu pengguna jalan raya karena para pedagang tersebut telah memakai bahu jalan untuk berjualan.

Salah seorang emak emak pengunjung yang juga ingin belanja, yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan kepada Mitra Mabes.com mengatakan bahwa para pengunjung pusat Pasar Sidikalang sudah terbiasa melihat dan terganggu dengan kesemerawutan itu, “Kami sangat terganggu dengan kondisi ini, Bayangkan  seputaran jalan sekolah dan jalan Pekan dan jalan Trikora jalan utama seputar pusat Pasar macet total akibat para pedagang itu sudah berjualan di bahu jalan,” Ketusnya.

“Tidak ada penertiban dari Satpol PP sebagai penegak Perda maupun dari Dinas perhubungan kabupaten Dairi, Mereka berjualan dibahu jalan dengan leluasa, Memarkirkan kendaraan sambil berjualan tanpa ada penertiban dari Dinas terkait, ada apa ini,” tambah emak emak setengah baya tersebut.

Terpisah Direktur operasional PD.Paaar Sidikalang saat ditemui Tim Mitra Mabes mengakui bahwa kesemrawutan tersebut bukan ranah PD. Pasar untuk melakukan Penertiban, Tetapi merupakan tugas Sat.Pol. PP sebagai penegak Perda, Chandra Simanjuntak Sebagai Dirut Ops tersebut mengakui bahwa pihaknya sudah kesal karena tidak adanya tindakan dinas terkait atas kesemrawutan tersebut.

“Jangan kita sampai di cap masyarakat hanya jago didalam rapat saja, kasihan para pedagang yang memiliki kios dan berjualan didalam gedung pusat Pasar, Mereka membayar Pajak atas gedung yang mereka tempati kepada PD. Pasar, tetapi pedagang yang diluar tersebut kita tidak mereka membayar kepada, Sudah pasti pedagang yang memiliki KIB {Kartu Ijin Berjualan] Sangat dirugikan,” Jelas Chandra kepada Mitra Mabes.[M.Panjaitan]

Berita Terkait

Jeritan Hati Pantan Nangka : Lansia Sakit dan ODGJ Terabaikan, Huntara Tidak Kunjung Hadir.
Ribuan Warga NU Padati Belitang, Harlah 1 Abad Jadi Lautan Doa Dan Persatuan
Pemkab Taput Serahkan Bantuan Sosial Kepada Korban Kebakaran di Sigotom Kecamatan Pangaribuan .
Desa Marbun Toruan Bakkara Menuju Wisata Kampung Nelayan di Masa Depan .
Siaga Banjir, Polsek Lohbener Monitoring Debit Air Sungai Cimanuk
Turun Bersihkan Saluran Air Bareng Warga, Aksi Kapolsek Kedokanbunder Tuai Pujian Warganet
Ini Daftar Juara Story Telling Competition 2026, Dava Dwi Arkara Resmi Dinobatkan Duta English Area
Bhabinkamtibmas Polsek Cantigi Sambangi Warga, Sampaikan Imbauan Kamtibmas Secara Humanis

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:01 WIB

Jeritan Hati Pantan Nangka : Lansia Sakit dan ODGJ Terabaikan, Huntara Tidak Kunjung Hadir.

Senin, 2 Februari 2026 - 16:29 WIB

Ribuan Warga NU Padati Belitang, Harlah 1 Abad Jadi Lautan Doa Dan Persatuan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:11 WIB

Pemkab Taput Serahkan Bantuan Sosial Kepada Korban Kebakaran di Sigotom Kecamatan Pangaribuan .

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:11 WIB

Desa Marbun Toruan Bakkara Menuju Wisata Kampung Nelayan di Masa Depan .

Senin, 26 Januari 2026 - 13:21 WIB

Siaga Banjir, Polsek Lohbener Monitoring Debit Air Sungai Cimanuk

Berita Terbaru