Garut MBS Menjelang dimulainya kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan, Yayasan Intan Sawarga bersama seluruh warga belajar di bawah naungannya menggelar kegiatan bertajuk “kuramasan”. Istilah dalam bahasa Sunda ini dimaknai sebagai momen membersihkan diri, saling memaafkan, serta melepaskan kesalahan antarsesama. Kegiatan ini menjadi penutup aktivitas sebelum Ramadan, sekaligus upaya menyiapkan hati dan Spirit kebersamaan agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih khusyuk . Sabtu 14/02/2026
Selain kuramasan, acara juga dirangkaikan dengan evaluasi pertengahan semester genap. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui komunitas pembelajaran (kombel) yang dilaksanakan pada awal, pertengahan, dan akhir semester. Dengan evaluasi tersebut, proses pembelajaran diharapkan tetap terpantau dan terkawal, mulai dari penyusunan rencana pembelajaran, kesiapan materi, hingga penerapan model dan strategi mengajar yang tepat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua pkbm, Tutor juga, Fasilitator Paket A, B, C stakeholder yayasan, serta siswa Paket B dan C. Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara yayasan, lembaga pendidikan, kepala sekolah, guru, dan masyarakat. Seluruh unit pendidikan di bawah yayasan turut terlibat, PKBM DAHLIA
Menurut Ipan Sofyan selaku Perwakilan dari Yayasan , kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan. Dengan saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan,
diharapkan seluruh akivitas warga belajar pkbm dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa hambatan lahir & batin.
Melalui kegiatan ini, yayasan berharap tercipta sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung kualitas warga belajar . spirit kebersamaan penuh dari orang tua dinilai sangat penting untuk keberhasilan pendidikan anak. Selain itu, pembelajaran tengah semester ini juga menjadi bagan evaluasi yang dilakukan adalah langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan agar target kurikulum tercapai dan peserta didik memperoleh pendidikan yang lebih berkualitas. D.Ramdani








