Ratusan Pedagang Pusat Tanda Tangan petisi tolak Tagihan Pengamanan CV.TKS

Selasa, 24 Januari 2023 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado Mitramabes com. Ratusan pedagang dikawasan pusat kota dan kanopi menjalankan tanda-tangan sebagai aspirasi menolak transaksi penagihan pengamanan Pam Swakarsa, dengan karcis Bertuliskan CV berinisial TKS. Hal ini terpantau media pada minggu malam 22 Jan. 2023, dikawasan Pusat Kota.

Petisi penolakan ini dijalankan atas swadaya pedagang, untuk mendorong agar pengamanan Pusat Kota diambil alih oleh Perusahaan Umum Daerah – Perumda Pasar Kota Bitung, sesuai dengan regulasi pengelolaannya.

Menurut beberapa pedagang yg ikut menanda-tangani, langkah ini kami lakukan setelah mendengar penjelasan dari Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Pasar, ketika mengunjungi pasar pusat kota pekan lalu.

R. Bawole seorang pedagang gorengan menegaskan, bahwa penolakan ini sesuai penjelasan Direksi Perumda Bahwa penagihan tersebut ilegal, karena bukan dilakukan perumda pasar sebagai pengelola.

“Torang ada dengar sendiri penjelasan Direktur Perumda, bahwa penagihan ini tidak boleh dibayar. Karena melanggar aturan dari perumda pasar dan pemerintah. Harusnya kwa Perumda atau siapapun yg akan membebani pedagang musti kase kejelasan status”. Kata Bawole.

Bawole sendiri mengaku mendengar dari Direktur Operasional dan Direktur Utama agar Organisasi Pedagang dalam hal ini APPSI, melakukan sosialisasi kepada pedagang bersama Kanit Pasar dari Perumda.

Penegasan yang sama juga disampaikan Aten, pedagang kanopi pusat kota. Menurut Aten, tanda tangan ini harus direspon pemerintah dan Perumda Pasar, dengan menindak tegas para penagih yang secaea jelas melanggar regulasi.

” kita dengar sandiri Direksi Perumda dan dewas so memberikan penjelasan. Bahkan pak maikel sebagai direktur operasional Perumda, juga mengancam pidana bagi Pedagang yang masih membayar. Karena pungli itu melibatkan pemberi dan penerima” tegas Aten.

Sementara itu Pantauan Media dilapangan, penanda-tanganan petisi ini mendapat dukungan dari Organisasi pedagang Menurut ketua Organisasi pedagang komisariat Appsi pusat kota Djufry Marhaba, keberatan atas penagihan silahkan disampaikan pedagang. Organisasi hanya memfasilitasi saja, agar aspirasi didengar Perumda dan Pemerintah.

“Torang nda bisa melaporkan pihak lain, kalau tidak ada aspirasi pedagang. Silahkan saja sampaikan, kami hanya memfasilitasi dan meneruskan, keputusan ada ditangan pemerintah dan perumda. APPSI sejauh ini menghormati siapapun dan organisasi manapun, sepanjang tidak dikeluhkan pedagang”, demikian disampaikan Marhaba kepada media.

Marhaba yang akrab disapa “Mus” tersebut, menjelaskan organisasi juga didesak oleh berbagai pihak untuk membantu pedagang. Tetapi sejatinya Appsi menyerahkan semuanya kembali pada sikap pedagang sebagai subjek penagihan. jika dikeluhkan silahkan Perumda dan pemerintah ambil keputusan.

“Sekali lagi Appsi hanya menyuarakan aspirasi kepada pengelola. Kami menghormati dan menghargai organisasi manapun. Jika keliru silahkan ditangani Perumda. Apalagi Dirops yang baru seorang praktisi hukum yang terkenal. Sudah pasti pernyataannya akan dipegang sebagai sikap Perusahaan. Segera kami sampaikan aspirasi ini”. Terang Marhaba.

Pedagang menurut keterangan dilapangan, berharap Perumda pasar segera mengambil sikap. Karena jika dibiarkan maka hal ini akan menjadi kebiasaan. Komitmen pemerintah memberantas Pungli ini akan ditunggu oleh masyarakat.

Editor : Sofyan MBS

Berita Terkait

Team Tekab 308 Polsek Terbanggi Besar Ringkus 2 orang Pelaku Curas.
POLSEK KUBU LAKSANAKAN PATROLI ANTISIPASI BALAP LIAR DI WILAYAH JALAN PESISIR TELUK PIYAI – SUNGAI PANJI PANJI.
*Polres Pagar Alam Lakukan Penanganan Cepat Peristiwa Warga Meninggal Dunia di Pagar Alam Utara*
Oknum Brimob Polda Jambi Dilapor ke Divpropam, Istrinya Dilaporkan di Polsek Petir Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen
Bupati Humbang Hasundutan Buka Puasa Bersama FKUB Dan Masyarakat Muslim Doloksanggul.
Diduga Dua Galian C Tanah Timbun di Alue Lim Bebas Beroperasi, APH dan Dinas Terkait Diminta Bertinda
Penyegaran Organisasi, Kapolri Rotasi 54 Personel Guna Tingkatkan Kinerja Polri
Diduga Abaikan Instruksi Wali Kota, Galian C di Alue Lim Tetap Beroperasi

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:10 WIB

Team Tekab 308 Polsek Terbanggi Besar Ringkus 2 orang Pelaku Curas.

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:09 WIB

POLSEK KUBU LAKSANAKAN PATROLI ANTISIPASI BALAP LIAR DI WILAYAH JALAN PESISIR TELUK PIYAI – SUNGAI PANJI PANJI.

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:11 WIB

Oknum Brimob Polda Jambi Dilapor ke Divpropam, Istrinya Dilaporkan di Polsek Petir Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:47 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Buka Puasa Bersama FKUB Dan Masyarakat Muslim Doloksanggul.

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:06 WIB

Diduga Dua Galian C Tanah Timbun di Alue Lim Bebas Beroperasi, APH dan Dinas Terkait Diminta Bertinda

Berita Terbaru