Rakor Kemendagri: Indramayu Siap Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Sertifikasi Halal 

Kamis, 6 Maret 2025 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU, Mitramabes.com – Sebagai langkah meningkatkan sinergitas dan Koordinasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mengikuti rapat koordinasi terkait pembahasan langkah konkret Pengendalian Inflasi di daerah tahun 2025 serta akselerasi Sertifikasi Produk Halal yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) secara daring. 

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian tersebut menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Bertempat di Indramayu Command Center (ICC), Selasa (04/03/2025), rapat koordinasi tersebut diikuti Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Indramayu, Suwenda serta perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Indramayu. 

Menteri Tito menjelaskan, Indonesia adalah konsumen dan pengekspor makanan halal nomor satu dunia, disusul Bangladesh dan Mesir. Namun sebaliknya, negara seperti Brasil, India, dan Amerika Serikat justru menjadi pengekspor, bukan konsumen utama makanan halal. 

“Kalau ke depannya, Indonesia tidak cepat mengambil langkah dengan melakukan sertifikasi halal, untuk menjamin produk halal, maka penduduk kita yang mayoritas muslim mengkonsumsi produk halal ini akan memilih produk halal dari negara asing, bukan dari market negara sendiri,” ujarnya. 

Selanjutnya, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, memaparkan bahwa pada tahun 2024 nilai produk halal dunia mencapai 20.640 triliun rupiah, sementara kontribusi produk halal Indonesia hanya sebesar 3,24% atau setara dengan 673 triliun rupiah. Hal ini disebabkan oleh kurang tertibnya sertifikasi halal di Indonesia, sehingga potensi pasar dalam negeri tidak dimanfaatkan secara maksimal. 

“Saat ini, BPJPH telah merekrut 15.011 tenaga baru sebagai pendamping sertifikasi halal, dan saat ini telah tersertifikasi sebanyak 62.801 pelaku usaha baru dengan jumlah produk mencapai 495.242 produk.” Ungkapnya. 

Kepala BPJPH meyakini, sertifikasi halal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dikarenakan produk bersertifikat halal lebih diminati konsumen mancanegara. Halal kini adalah gaya hidup modern, dan sertifikasi halal melindungi pasar domestik dari impor. 

Selanjutnya, Menteri Tito memaparkan perkembangan inflasi nasional per bulan Februari 2025 serta akses dan strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Lebaran 2025. 

Selain itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Kelik Budiana Sebagai upaya menstabilkan pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri, telah dilakukan penugasan kembali kepada Perum Bulog untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di zona 2 dan 3, yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. 

“Untuk cabai rawit merah, telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) SPHP cabai sebagai antisipasi gejolak harga, dan SPHP cabai telah dibuat dengan dukungan fasilitas distribusi dari Badan Pangan Nasional,” ujarnya.

(Abid/Tim)

Berita Terkait

Aan sudiar Ketua BPD Desa Tebing Abang Mengundurkan Diri Begini Ceritanya :
Polsek Terisi Hadiri Musrenbangdes, Dorong Perencanaan Pembangunan Tepat Sasaran
Kapolsek Sukra Dorong Peran Bhabinkamtibmas Tingkatkan Sambang Warga
Cegah Kriminalitas, Polsek Gantar Rutin Patroli di Objek Vital Perbankan
Bungkam Usai Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Wakil Bupati Aceh Tengah Didesak Minta Maaf Terbuka.
Miris, tingal di Gubuk Tua,Cik Isa Warga Desa Tebing Abang Luput Dari Perhatian Pemdes..?
Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Di 4 Desa
Setelah di Polres FP2KP Laporkan Juga Dosa- Dosa Kades Se-Banyuasin ke Kejari Banyuasin

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:26 WIB

Aan sudiar Ketua BPD Desa Tebing Abang Mengundurkan Diri Begini Ceritanya :

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:59 WIB

Polsek Terisi Hadiri Musrenbangdes, Dorong Perencanaan Pembangunan Tepat Sasaran

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Kapolsek Sukra Dorong Peran Bhabinkamtibmas Tingkatkan Sambang Warga

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:35 WIB

Cegah Kriminalitas, Polsek Gantar Rutin Patroli di Objek Vital Perbankan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:30 WIB

Bungkam Usai Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Wakil Bupati Aceh Tengah Didesak Minta Maaf Terbuka.

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tak Hiraukan Perintah Bupati

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:36 WIB