ACEH UTARA— Mitra mabes.com
Pembersihan Puskesmas UPTD Simpang Tiga di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, telah mencapai progres 40 persen. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas pelayanan publik yang bersifat vital.
Anggota relawan, dan para staf puskesmas UPTD simpang tiga bekerja sama membersihkan lumpur dan sisa material banjir di Puskesmas Simpang Tiga. Mereka membersihkan ruang perawatan pasien, koridor, serta fasilitas penunjang medis yang terdampak endapan lumpur dan sisa material banjir.
kendalanya sekarang banyak alat alat pemeriksaan itu rusak akibat terendam air, fasilitas puskesmas seperti mobiler, komputer,kursi kursi,dan termasuk yang paling fatal yaitu bangunan puskesmas sudah retak-retak di bagian dinding tidak layak lagi di gunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat dan mobil ambulance juga sudah rusak parah,saya berharap pemerintah pusat segera bisa menangani ini secepatnya,”ungkap kepala puskesmas Ns.Sayed Azhar, S.Kep
Pembersihan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi Puskesmas Simpang Tiga sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat dampak banjir.
Saat ini, Puskesmas Simpang Tiga telah mulai beroperasi kembali, meskipun hanya pelayanan satu pintu yang maksudnya hanya ruang pemeriksaan saja dulu karena untuk sementara waktu ini untuk di luar ruangan belum di operasikan meskipun masih dalam tahap pemulihan. Layanan kesehatan yang tersedia masih terbatas, dengan prioritas utama adalah mengoperasikan Unit Gawat Darurat (UGD) untuk melayani masyarakat yang terdampak banjir
(pak nek)










