Puluhan Ribu Pil Obat Keras Berhasil Diamankan Sat Res Narkoba Polres Lampung Tengah

Senin, 24 Maret 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah Mitra Mabes.Com – Polres Lampung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu ketiga bulan Maret 2025, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M mengungkap keberhasilan Sat Res Narkoba terkait pengungkapan kasus peredaran obat-obatan berbahaya.

Kepada awak media, Kapolres menjelaskan bahwa Sat Res Narkoba Polres Lampung Tengah berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AIF yang diduga sebagai bandar obat-obatan terlarang.

Tersangka ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Kampung Bangun Rejo, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa:

• 1 bungkus kotak kardus paket berisi 1 botol plastik putih yang di dalamnya terdapat 1.000 butir pil tablet berlogo Y yang diduga merk Yarindo.

• 1 bungkus kotak kardus paket berisi 20 botol plastik putih dengan isi total 20.000 butir pil tablet berlogo Y yang diduga merk Yarindo.

Menurut Kapolres, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Selasa, 18 Maret 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat itu, tersangka tengah berada di dalam rumahnya ketika petugas melakukan penggerebekan,” kata Kapolres, Senin (24/3/25) siang.

Setelah dilakukan penggeledahan, lanjutnya, ditemukan puluhan ribu obat keras berlogo Y yang diduga merupakan produk Yarindo.

Barang bukti tersebut ditemukan tergeletak di lantai rumah tersangka.

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa obat-obatan tersebut bukan miliknya, melainkan milik seseorang bernama IL yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tersangka mengaku hanya bertugas menjualkan barang tersebut sesuai perintah IL, yang saat ini masih kami lakukan pengejaran ,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, AIF dijerat dengan Pasal 435 atau Pasal 436 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Tersangka terancam hukuman penjara hingga 12 tahun,” ungkapnya.

Kapolres Lampung Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

Masyarakat pun diimbau untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak Kepolisian guna membantu pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Lampung Tengah.

“Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat menekan angka peredaran obat-obatan berbahaya serta memberikan efek jera kepada para pelaku penyalahgunaan narkoba di Lampung Tengah,” demikian pungkasnya.

(Trimo Riadi)

Berita Terkait

Proyek penggalian pemasangan pipa JDU(Jaringan Distribusi Utama) PDAM Areal Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kab. Kotawaringin Timur, Prov. Kalteng.
Bendera Merah Putih di Kantor Dinas Kesehatan Sobek dan Pudar, Cerminan Lemahnya Disiplin.
*Polri Tegaskan Komitmen Transparansi, Berkas Kasus Kekerasan Anak di Tual Dilimpahkan ke Kejaksaan*
Pemerintah Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Imbau Pedagang Pujasera Tidak Berkaraoke Selama Ramadhan
Kepulangan Sang Anak Jati: Hangatnya Safari Ramadan Bupati Anton di Kampung Kediaman
*Sat Reskrim Polres Pagar Alam Tebar Kepedulian, Berbagi Takjil di Simpang Jam gadang*
Polsek Kubu tangkap Penyalahguna Narkotika, Timbangan Digital ditemukan di TKP.
Semoga ada kolaborasi kedua Bupati,mengatasi jalan rusak di dua kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan,Senin 23-02-2026.

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:47 WIB

Proyek penggalian pemasangan pipa JDU(Jaringan Distribusi Utama) PDAM Areal Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kab. Kotawaringin Timur, Prov. Kalteng.

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:27 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Dinas Kesehatan Sobek dan Pudar, Cerminan Lemahnya Disiplin.

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Pemerintah Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Imbau Pedagang Pujasera Tidak Berkaraoke Selama Ramadhan

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

*Polri Tegaskan Komitmen Transparansi, Berkas Kasus Kekerasan Anak di Tual Dilimpahkan ke Kejaksaan*

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:56 WIB

Kepulangan Sang Anak Jati: Hangatnya Safari Ramadan Bupati Anton di Kampung Kediaman

Berita Terbaru