Pria di Desa Serumpun Kecamatan Pemangkat Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 10 April 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Pemangkat-Mitramabes.com

Polres Sambas-Polda Kalbar melakukan penyelidikan atas penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah di Dusun Parit Lintang, Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Korban diketahui bernama Ariansyah, seorang pria berusia 24 tahun yang beralamat di lokasi kejadian. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Nuriman yang bermaksud mengantarkan handphone korban yang tertinggal.

Menurut keterangan saksi, saat tiba di rumah korban, pintu dalam keadaan tidak terkunci. Saat memasuki bagian dapur rumah, saksi menemukan korban dalam posisi tergantung menggunakan tali rapia. Ia kemudian segera memanggil rekannya, Budi, untuk meminta bantuan. Budi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun dan pihak Kepolisian Sektor Pemangkat.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dr. Danillo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban meninggal kurang dari lima jam sebelum ditemukan.

Keterangan dari pihak keluarga korban menyebutkan bahwa korban tidak memiliki masalah keluarga dan baru saja pulang dari rumah saudaranya di Jawai. Keluarga menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi serta menyatakan tidak akan menuntut siapa pun atas kematian korban.

Kapolsek Pemangkat AKP Ronald Napitupulu S.H menyampaikan bahwa penyelidikan awal menunjukkan tidak ada indikasi tindak pidana. Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.(Eddy Marwan)

*Humas Res Sambas*

Berita Terkait

SMKN 2 BAGOR DISOROT: IJTI GOES TO SCHOOL DIGELAR SAAT ISU DUGAAN PUNGUTAN MEMANAS
Penilaian Kasatreskrim, Polda Sumsel Perkuat SDM Profesional
Dugaan Mark-Up Tagihan Perbaikan Mobil Dinas BP3MI Sumsel, Biaya 2juta di Klaim Oknum Dinas Sebesar 4.700, Pemilik Bengkel Minta Klarifikasi dan Sanksi Tegas
Polda Sumsel Perkuat Sinergi Nasional Amankan Jalur Trans Sumatera
Hari ke-7 Ramadhan, Sahur On The Road Serentak Seluruh Jajaran Polres Langkat Berbagi Nasi Sahur
INI JALAN ATAU KOLAM RENANG? ADA APA SEBENARNYA, JALAN TERMINAL GUYANGAN MASIH JADI KUBANGAN LUMPUR
Wakil Bupati Tapanuli Utara Tutup Pemusatan Latihan Seleksi SMA Unggulan, Tekankan Persiapan Maksimal.
Tim Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Pengawasan ke Komisi Yudisial dalam Perkara Praperadilan di PN Ketapang

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:04 WIB

SMKN 2 BAGOR DISOROT: IJTI GOES TO SCHOOL DIGELAR SAAT ISU DUGAAN PUNGUTAN MEMANAS

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:18 WIB

Penilaian Kasatreskrim, Polda Sumsel Perkuat SDM Profesional

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Mark-Up Tagihan Perbaikan Mobil Dinas BP3MI Sumsel, Biaya 2juta di Klaim Oknum Dinas Sebesar 4.700, Pemilik Bengkel Minta Klarifikasi dan Sanksi Tegas

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:30 WIB

Hari ke-7 Ramadhan, Sahur On The Road Serentak Seluruh Jajaran Polres Langkat Berbagi Nasi Sahur

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:02 WIB

INI JALAN ATAU KOLAM RENANG? ADA APA SEBENARNYA, JALAN TERMINAL GUYANGAN MASIH JADI KUBANGAN LUMPUR

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Penilaian Kasatreskrim, Polda Sumsel Perkuat SDM Profesional

Rabu, 25 Feb 2026 - 20:18 WIB