Polsek Sepauk Gencar Sosialisasi Larangan PETI, Warga Diminta Taat Aturan

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitramabes.com | Sintang, Kalbar – Polsek Sepauk terus melakukan upaya preventif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah hukumnya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melaksanakan himbauan larangan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara langsung oleh anggota Polsek dengan menyasar sejumlah titik rawan aktivitas PETI di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Sabtu (14/6/2025).

Kegiatan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Aktivitas Larangan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) UU Nomor 3 Tahuan 2020 Tetang Minerba dapat diancam dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda 100 milyar.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi menegaskan bahwa penambangan emas tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang dapat merusak lingkungan serta mengancam keselamatan warga. Oleh karena itu, melalui pendekatan persuasif dan humanis, pihak kepolisian memberikan pemahaman kepada warga terkait dampak negatif PETI. Himbauan ini tidak hanya berupa penyuluhan lisan, tetapi juga disampaikan melalui pamflet dan spanduk di lokasi strategis.

Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh masyarakat, meski sebagian warga masih menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut. Untuk itu, Polsek Sepauk Polres Sintang juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mencarikan solusi alternatif mata pencaharian bagi para pelaku PETI. Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menekan angka penambangan ilegal dan menciptakan kondisi yang lebih aman serta berkelanjutan.

Polsek Sepauk berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan edukatif sebelum melakukan tindakan represif. Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas PETI di lingkungannya. Dengan kerja sama semua pihak, penegakan hukum dan perlindungan lingkungan dapat berjalan selaras demi masa depan generasi mendatang. (Tio)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Final Pacuan Kuda Tradisional HUT RI ke-80, Polres Aceh Tengah Perkuat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Hutan Lindung Burlintang Akan Punah,Berubah Pungsi,Apakah Kedepan Membawa Dampak.
Kapolres dan Forkopimda Aceh Tengah Gelar Sholat Zuhur dan Doa Bersama, Wujudkan Kebersamaan untuk Negeri
TNI-Polri Bersatu Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Jaga Kondusifitas di Aceh Tengah
Kapolres Bantaeng Beserta Forkopimda Bangun Pertemuan Dengan Elemen Mahasiswa
Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional
Polri Pastikan Langkah Terukur dan Sesuai Aturan dalam Atasi Aksi Anarkis
Kapolres Selayar Pimpin Langsung Patroli Jalan Kaki di Bazar UMKM Lapangan Pemuda Benteng

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:55 WIB

Final Pacuan Kuda Tradisional HUT RI ke-80, Polres Aceh Tengah Perkuat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:15 WIB

Hutan Lindung Burlintang Akan Punah,Berubah Pungsi,Apakah Kedepan Membawa Dampak.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:01 WIB

Kapolres dan Forkopimda Aceh Tengah Gelar Sholat Zuhur dan Doa Bersama, Wujudkan Kebersamaan untuk Negeri

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:02 WIB

TNI-Polri Bersatu Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Jaga Kondusifitas di Aceh Tengah

Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:31 WIB

Kapolres Bantaeng Beserta Forkopimda Bangun Pertemuan Dengan Elemen Mahasiswa

Berita Terbaru