Polres Tanah Karo Tingkatkan Ke Amanan Penuh Terkait Tragedi Bom Bunuh diri, di Bandung

Rabu, 7 Desember 2022 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo Mitramabes com  Polda Sumut khususnya Polres Tanah Karo dan jajarannya telah meningkatkan pengamanan usai terjadinya bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Polrestabes Bandung, Rabu(07/12/2022)

Sejumlah Personel Satuan Samapta Polres Tanah Karo mengetatkan penjagaan aktivitas pengunjung yang keluar-masuk di Makopolres Tanah Karo. Sejak insiden bom bunuh diri terjadi, di depan pintu gerbang Mapolres Tanah Karo dan Polsek sejajaran terlihat berjaga menggunakan senjata laras panjang lengkap rompi dan pelindung kepala.

Aktivitas masyarakat yang hendak keluar masuk Polres Tanah Karo di lakukan pemeriksan. Petugas memeriksa mulai dari tubuh hingga barang bawaan, dan diberi tanda pengenal serta juga meninggalkan Kartu Tanda Penduduk jika hendak masuk Mapolres.

Tak hanya memeriksa orang yang berkunjung ke kantor, kendaraan roda dua dan maupun empat yang digunakan pengunjung juga tak lepas dari pemeriksaan para petugas. Penjagaan ketat ini mulai diberlakukan hari ini setelah adanya ledakan yang diduga bom bunuh diri oleh seorang lelaki di pintu masuk Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung.

“Pengamanan Mako kita perketat, nanti ada Provost dan patroli sekitar dua jam sekali, kami juga sudah mengimbau tiap personel yang menjaga di Mapolres dan Polsek untuk meningkatkan buddy system,” kata Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H.

Pengamanan ketat juga di berlakukan untuk setiap jajaran di setiap markas kepolisan baik di tingkat sektor yang ada wilayah hukum Polres Tanah Karo.

Kini para personil penjagaan markas kepolisian wajib menggunakan body vest dan budddy system, dalam melakukan pemeriksaan secara detail setiap pengunjung yang datang dan mencurigakan.

“Masyarakat diminta untuk tidak panik atas peristiwa bom bunuh diri tersebut, namun untuk tetap waspada dan melaporkan ke petugas jika menemukan hal-hal yang mencurigakan” Ucap Kapolres AKBP Ronny Sidabutar.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kasat Samapta Polres Tanah Karo AKP Enda Tariga, S.H, mengatakan, pihaknya telah mengerahkan maksimal anggota Samapta untuk melakukan pengamanan.

“Pengamanan dan penjagaan lebih diintensifkan lagi, mengingat kejadian yang ada di Astana Anyar, Bandung,” ujar AKP Enda Tarigan, S.H.

Kaperwil
(Junaidi Ginting)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas 2026 .
Polres Indramayu Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas Menjelang Ramadhan
Kodim 0616/Indramayu Dukung HPN 2026 dan HUT PWI ke-80 melalui Bakti Sosial Donor Darah
Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang
Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis
MERASA DIFITNAH! Ketua GBR Sumsel Ferry King Siap Tempuh Jalur Hukum, Bantah Keras Tudingan Penyerobotan Lahan
BPAN LAI Temukan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Banyuasin, Jalan Poros Masih Tanah Berlumpur
Warga Keluhkan Pelayanan BPN Kota Pontianak: Loket Kosong hingga Ketidakpastian Pengukuran Tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:02 WIB

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas 2026 .

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:56 WIB

Polres Indramayu Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas Menjelang Ramadhan

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:54 WIB

Kodim 0616/Indramayu Dukung HPN 2026 dan HUT PWI ke-80 melalui Bakti Sosial Donor Darah

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:01 WIB

Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:52 WIB

Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis

Berita Terbaru