Polda Sumsel Di Geruduk Aliansi Aktivis Sumsel Tuntut Profesionalisme Penegakan Hukum

Sabtu, 1 Maret 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Mitra Mabes Com 26/2/ 2025 Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan pada Rabu, 26 Februari 2025.

 

Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan terhadap profesionalisme dan transparansi penegakan hukum di Sumatera Selatan, terutama dalam penanganan laporan masyarakat yang dinilai lamban dan tebang pilih.

 

Aksi ini melibatkan 12 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam aliansi tersebut. Mereka menilai bahwa kepolisian masih belum sepenuhnya bertindak adil dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan kepentingan besar, sementara laporan masyarakat kerap diabaikan atau diproses dengan sangat lambat.

 

Para aktivis menyoroti ketimpangan dalam sistem hukum yang seharusnya berpihak pada keadilan.

 

Mereka menegaskan bahwa jika ketidakadilan ini terus terjadi, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan semakin runtuh.

 

Aliansi Aktivis Sumsel berharap aksi ini menjadi peringatan bagi aparat hukum agar lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat.

 

Aksi unjuk rasa ini akan dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan titik kumpul di depan Mapolda Sumsel.

 

Massa menyampaikan tuntutan mereka secara damai dan meminta audiensi langsung dengan Kapolda Sumatera Selatan guna mendapatkan kepastian atas laporan-laporan yang selama ini belum mendapatkan kepastian hukum.

 

Aliansi Aktivis Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya aksi ini agar tetap berjalan damai dan kondusif. Mereka berharap pihak kepolisian terbuka untuk berdialog dan memberikan solusi nyata atas berbagai laporan masyarakat yang dinilai belum diproses secara adil.

 

Massa aksi menegaskan bahwa keadilan tidak boleh menjadi ilusi, tetapi harus nyata dan bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Mereka berharap tuntutan ini menjadi momentum bagi kepolisian untuk membangun kembali kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang adil dan transparan.ujar Dodok Arman ( Andry Dd)

Berita Terkait

Kapolres Nganjuk dan PMII Perkuat Sinergi, Dorong Aspirasi Disampaikan Secara Santun
Kapolres Nganjuk Tekankan Pelayanan Empati dan Transparansi Anggaran Saat Tatap Muka di Jatikalen dan Patianrowo
SMA Negeri 4 Bantaeng Gelar Pertemuan Orang Tua, Bahas Keamanan dan Disiplin Siswa
Forkopimda Jeneponto Bahas Ketersediaan Bahan Pokok dan Operasi Pasar Jelang Ramadan 1447 H
Bupati Jeneponto Ikuti Zoom Meeting Perencanaan Teknis Pembangunan Pasar Modern
Camat Adiankoting Tutup Mata Terhadap Persoalan Di Kantor Desa Dolok Nauli
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Wisuda ke-XXIV Ponpes Dar Aswaja Sungai Pinang, 44 Santri-Santriwati Resmi Diwisuda.

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:18 WIB

Kapolres Nganjuk dan PMII Perkuat Sinergi, Dorong Aspirasi Disampaikan Secara Santun

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:14 WIB

Kapolres Nganjuk Tekankan Pelayanan Empati dan Transparansi Anggaran Saat Tatap Muka di Jatikalen dan Patianrowo

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:13 WIB

Forkopimda Jeneponto Bahas Ketersediaan Bahan Pokok dan Operasi Pasar Jelang Ramadan 1447 H

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:11 WIB

Bupati Jeneponto Ikuti Zoom Meeting Perencanaan Teknis Pembangunan Pasar Modern

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Camat Adiankoting Tutup Mata Terhadap Persoalan Di Kantor Desa Dolok Nauli

Berita Terbaru