Polda Sulsel Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penaburan 10 Ribu Benih Ikan di Makassar

Kamis, 12 Desember 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar|MBS- Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan penaburan benih ikan nila dan ikan mas di Empang Panaikang, Makassar, yang dikelola oleh dua Kelompok Tani Tambak pada Kamis (12/12/2024).

Kepala Direktorat Polairud Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. Pitoyo Agung Yuwono, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal guna meningkatkan produktivitas pangan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung potensi sumber daya alam lokal untuk meningkatkan produktivitas pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 ribu benih ikan ditebar di lahan tambak seluas 10 hektar. Program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan mampu mengelola potensi perikanan secara berkelanjutan, mencukupi kebutuhan protein hewani, serta meningkatkan perekonomian melalui budidaya ikan.

Polda Sulsel juga menggandeng Dinas Perikanan Provinsi Sulsel untuk memastikan keberhasilan program ini. Sebanyak 150 personel pilihan dari Dit Polairud Polda Sulsel diturunkan untuk memberikan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat dalam pengelolaan budidaya ikan.

Langkah nyata ini merupakan bagian dari serangkaian terobosan Polda Sulsel dalam mendukung terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional. Diharapkan, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menjadi kunci keberhasilan dalam memanfaatkan potensi perikanan untuk kesejahteraan bersama.

Dengan adanya dukungan dan pendampingan dari pihak kepolisian dan pemerintah, budidaya ikan di wilayah ini berpotensi menjadi sumber ketahanan pangan dan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan. ( Ucok Haidir )

Berita Terkait

POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.
Warga Korban Banjir Beutong Ateuh Banggalang Terima Bantuan Logistik dari Kapolri.
Polres Selayar Kerahkan 161 Personel Jamin Keamanan dan Kelancaran Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1447 H
“Jembatan Keramasan Jadi ‘Jalur Maut’: Puluhan Tahun Rusak, Apakah Harus Menunggu Tumbal Nyawa?”
SEKDA PAKPAK BHARAT BERSAMA KEPALA KANTOR BADAN PUSAT STATISTIK MENGUNJUNGI PASAR TRADISIONAL KLOHI.
Samsat Punggur Resmi Beroperasi, Hadirkan Pelayanan Pajak Kendaraan Lebih Dekat ke Masyarakat
Ungkap Curanmor di Kertosono, Kapolres Nganjuk Apresiasi Ketajaman Analisa CCTV Anggota 
Kajatisu CUP II 2026 Ditutup, Ikanas Sumut Juara Umum Disusul Kontingen Shindoka Dan Kontingen Wadoka

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:51 WIB

POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:41 WIB

Warga Korban Banjir Beutong Ateuh Banggalang Terima Bantuan Logistik dari Kapolri.

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WIB

Polres Selayar Kerahkan 161 Personel Jamin Keamanan dan Kelancaran Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1447 H

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:23 WIB

“Jembatan Keramasan Jadi ‘Jalur Maut’: Puluhan Tahun Rusak, Apakah Harus Menunggu Tumbal Nyawa?”

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:14 WIB

SEKDA PAKPAK BHARAT BERSAMA KEPALA KANTOR BADAN PUSAT STATISTIK MENGUNJUNGI PASAR TRADISIONAL KLOHI.

Berita Terbaru