Pj. Bupati Garut Soroti Pentingnya Atasi Traumatik pada Anak Akibat Gempa*

Selasa, 30 April 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MITRA MABES.COM*GARUT,.              Tarogong Kidul* – Penjabat (Pj) Bupati, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap dampak psikologis, terutama pada anak-anak yang mungkin mengalami trauma akibat gempa.

Saat memimpin Apel Pagi di Lingkungan DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Senin (29/04/2024), Barnas menginstruksikan Dinas Pengelolaan Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut untuk memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak, dengan tujuan mengembalikan keceriaan dan memberikan perlindungan yang dibutuhkan, dan mengobati rasa traumatik pada anak pasca gempa yang terjadi.

“Saya minta Pak Kadis dan jajaran untuk melihat lapangan, bagaimana anak-anak itu bisa kembali ceria, mendapat haknya, dan mendapat perlindungan, oleh karena itu kita mengharapkan dengan kedatangan kita tentu mereka akan senang, mungkin caranya sudah bapak dan ibu tahu, agar traumatik yang mereka rasakan bisa segera pulih kembali,” paparnya.

Dalam arahannya, Barnas menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Garut sedang mengalami cobaan, dengan adanya gempa bumi yang terjadi pada Sabtu malam (27/04/224).

Barnas mengatakan jika dampak dari bencana ini menimbulkan korban, baik berupa kerusakan rumah, bangunan, korban luka, dan lain-lain, yang tentunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang terdampak.

Barnas menekankan perlunya penanganan cepat dan tepat dari Pemerintah Kabupaten Garut terhadap dampak bencana tersebut. Ia menyatakan solidaritas untuk bersama-sama mengatasi situasi tersebut, mengingat kemungkinan korban dan kerusakan yang dialami masyarakat.

“Nah, tentu ini merupakan sesuatu yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut secara cepat, secara tepat, (dan) secara tuntas, oleh karena itu kita di dalam menyelesaikan berbagai persoalan itu harus saling bahu-membahu, jadi dengan kita bersama maka kita akan kuat,” ujar Barnas.

Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah daerah mampu menjamin keberlangsungan hidup masyarakat seperti sedia kala. Barnas menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait, dalam menangani konsekuensi gempa ini, dengan fokus pada pemulihan dan pemulihan masyarakat yang terdampak.

“Tentu ada suatu proses yang harus dilakukan, oleh karena itu bagaimana kita berperan di dalam menyelesaikan masalah yang ada di lapangan,” ucapnya.
(Dani R)

Berita Terkait

Kapolres Nganjuk dan PMII Perkuat Sinergi, Dorong Aspirasi Disampaikan Secara Santun
Kapolres Nganjuk Tekankan Pelayanan Empati dan Transparansi Anggaran Saat Tatap Muka di Jatikalen dan Patianrowo
SMA Negeri 4 Bantaeng Gelar Pertemuan Orang Tua, Bahas Keamanan dan Disiplin Siswa
Forkopimda Jeneponto Bahas Ketersediaan Bahan Pokok dan Operasi Pasar Jelang Ramadan 1447 H
Bupati Jeneponto Ikuti Zoom Meeting Perencanaan Teknis Pembangunan Pasar Modern
Camat Adiankoting Tutup Mata Terhadap Persoalan Di Kantor Desa Dolok Nauli
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Wisuda ke-XXIV Ponpes Dar Aswaja Sungai Pinang, 44 Santri-Santriwati Resmi Diwisuda.

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:18 WIB

Kapolres Nganjuk dan PMII Perkuat Sinergi, Dorong Aspirasi Disampaikan Secara Santun

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:14 WIB

Kapolres Nganjuk Tekankan Pelayanan Empati dan Transparansi Anggaran Saat Tatap Muka di Jatikalen dan Patianrowo

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:15 WIB

SMA Negeri 4 Bantaeng Gelar Pertemuan Orang Tua, Bahas Keamanan dan Disiplin Siswa

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:13 WIB

Forkopimda Jeneponto Bahas Ketersediaan Bahan Pokok dan Operasi Pasar Jelang Ramadan 1447 H

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Camat Adiankoting Tutup Mata Terhadap Persoalan Di Kantor Desa Dolok Nauli

Berita Terbaru