TEBO || MBS – Koperasi Tujuan Murni (KTM), yang berlokasi di Ruko Pasar Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, secara resmi telah mengirimkan surat kepada Ketua DPRD Kabupaten Tebo untuk memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Tebo Indah dan pihak-pihak terkait lainnya. Surat tersebut diajukan pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Dalam surat tersebut, KTM mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar yang menjadi sumber ketidakpuasan para petani dan anggota koperasi terhadap kemitraan yang telah berlangsung selama ini. Adapun poin-poin yang disampaikan antara lain:
-Lahan milik masyarakat yang berada dalam area HGU PT Tebo Indah dibiarkan terbengkalai dan tidak ditanami.
-Adendum perjanjian kemitraan tidak pernah disosialisasikan kepada anggota koperasi.
-Jumlah pokok tanaman per hektare tidak sesuai dengan standar kebun produktif.
-Kerusakan lahan akibat penggunaan bahan PETI (pertambangan tanpa izin) tidak ditangani dengan tepat.
-Minimnya perawatan kebun, seperti pemupukan dan pembersihan, oleh pihak perusahaan.
-Dominasi perusahaan dalam pengelolaan kebun tanpa melibatkan koperasi sebagai mitra sejajar.
-Lahan petani dijadikan agunan untuk pinjaman bank, namun hasilnya lebih banyak dinikmati oleh perusahaan.
-Kondisi keuangan perusahaan dinilai tidak sehat pasca pailit, meskipun status pailit telah dicabut.
-Prinsip kemitraan seperti transparansi, saling menguntungkan, dan kesetaraan tidak dijalankan selama lebih dari 20 tahun.
Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat sekaligus aktivis yang dikenal vokal, Rio Black, menyatakan dukungannya terhadap para petani dan Koperasi Tujuan Murni. Ia menegaskan bahwa bentuk kemitraan yang tidak adil harus segera ditinjau ulang, dan pemerintah wajib hadir untuk melindungi hak-hak petani.
“Sudah terlalu lama petani menjadi korban sistem yang timpang. RDP ini adalah momentum untuk mengembalikan keadilan agraria di Kabupaten Tebo,” ujar Rio.
Ia juga menambahkan, “Petani adalah tulang punggung bangsa. Jika mereka diperlakukan tidak adil, maka kita semua ikut bertanggung jawab,” tegas Rio (Tim).