Petani Menjerit Harga Pupuk Subsidi Diatas Harga Eceran Tertinggi (HET)

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN Mitra mabes. Com Tingginya harga pupuk bersubsidi di Desa Tanjung pasir, Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara dikeluhkan sebagian kelompok petani. Pasalnya, harga pupuk tersebut berada diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dimana harga pupuk subsidi yang tertera di salah satu kios adalah, untuk urea Rp 2250/kg setara dengan Rp 112500/sak dan untuk NPK Rp 2300/kg setara dengan Rp 115000/sak. Namun hal yang terjadi dikios tersebut berbanding harga yang sangat jauh.

 

Seperti pengakuan salah seorang petani pada awak media ini rabu 28/02/2024 sekitar pukul 09:30 wib, yang juga merupakan anggota kelompok tani yang ada di nagori itu yang tidak mau namanya di publikasikan mengatakan bahwa kami sangat kecewa dan ingin menjerit terkait tinggi nya harga pupuk subsidi di kios kios ini, pasalnya kami dipaksa harus menebus pupuk subsidi untuk urea Rp 140000/Sak sedang NPK PHONSKA Rp 160000/sak yang sangat jauh di atas harga HET, Kami petani tak tahu harus mengadu pada siapa lagi.

Karena kami menduga bahwa koordinator PPL pun ada kerjasama dengan kios pupuk untuk meraup keuntungan yang sangat besar, dan kami berharap dengan adanya pemberitaan ini pihak dinas pertanian kabupaten Simalungun agar menyidak kios-kios pupuk yang nakal yang ada di Simalungun ini. Ucap bapak tersebut.

Ketika kita konfirmasi koordinator PPL Tanah Jawa Besnat Nainggolan melalui pesan whatsapp terkait melambung nya harga pupuk subsidi ini membalas “Di kios nise i? (Kios Siapa)” Anon au tusi da” (Nanti aku ke situ y) balas beliau.

Harga pupuk subsidi yang sangat jauh melambung ini sudah bertahun-tahun demikian namun pihak dinas pertanian dan koordinator ppl nampak nya tidak ada teguran, diduga ada kerja sama yang sangat merugikan para petani.

 

Dilansir dari Mitramabes. Com harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk subsidi sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor : 734/KPTS/SR/320/M/09/2022. untuk Urea di harga Rp 112500 ribu per sak (Rp 2250 perkilogram), dan NPK Phonska Rp115 ribu per sak (Rp2.300 perkilogram).

(Osama)

Berita Terkait

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik
Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.
Polsek Kubu Gotong Royong Bersihkan Mushola At-Taqwa, Dukung Program Gerakan Indonesia ASRI dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kapolres Bantaeng Bersama Bupati Pantau Ketersediaan Stok Sembako Jelang Ramadan
Viral di TikTok! Tiga Motor Digondol Maling di Seputih Banyak, Dua Berhasil Diamankan Polisi dan Warga
Diduga Aktivitas galian C ilegal yang Tidak Memiliki izin,
kapolsek Tambusai Utara Perintahkan Kanit Reskrim Ibda Rahmat Sandra Dan Bersama Anggota Ciduk Bandar Narkoba, Sita Jenis Sabu.
Fenomen Target Oprasi ( TO) Narkoba Memilih Tidur Di Kebun Sawit Dari Pada Di Rumah” Polda Aceh Akan Basmi Narkoba Hingga Keakar- Akarnya”.

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 17:08 WIB

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik

Senin, 16 Februari 2026 - 14:48 WIB

Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.

Senin, 16 Februari 2026 - 14:40 WIB

Polsek Kubu Gotong Royong Bersihkan Mushola At-Taqwa, Dukung Program Gerakan Indonesia ASRI dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Senin, 16 Februari 2026 - 13:34 WIB

Kapolres Bantaeng Bersama Bupati Pantau Ketersediaan Stok Sembako Jelang Ramadan

Senin, 16 Februari 2026 - 13:17 WIB

Viral di TikTok! Tiga Motor Digondol Maling di Seputih Banyak, Dua Berhasil Diamankan Polisi dan Warga

Berita Terbaru