MITRA MABES.COM//PALEMBANG – Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk kembali memperkuat nilai keimanan dan kepedulian sosial. Hal itu disampaikan Jhony Antony, selaku Ketua DPC Moeldoko, dalam imbauannya kepada masyarakat pada peringatan Isra Mi’raj tahun ini.
Jhony Antony menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan perjalanan spiritual luar biasa yang sarat makna, khususnya tentang kewajiban shalat lima waktu sebagai fondasi utama kehidupan umat Islam.
“Isra Mi’raj adalah momentum refleksi. Dari peristiwa inilah Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu, yang menjadi tiang agama dan pedoman moral dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jhony Antony, Jum’at (16/1/2026).
Ia mengajak seluruh umat Islam, khususnya generasi muda, untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan sikap toleransi dan persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan moral.
“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita bisa membangun masyarakat yang lebih beradab, rukun, dan saling menghormati. Inilah esensi Isra Mi’raj yang harus kita hidupkan, bukan hanya diperingati,” tegasnya.
Jhony Antony juga mengimbau agar peringatan hari besar keagamaan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga kondusivitas, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat Islam.
“Selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua senantiasa diberi kekuatan iman, keistiqamahan dalam ibadah, dan keberkahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
(Jhony)











