Aceh Timur–Mbs.com
Penyaluran lembu meugang kepada warga terdampak di Kabupaten Aceh Timur menuai sorotan karena lembu yang diterima masyarakat dilaporkan dalam kondisi kurus dan jumlah yang sangat terbatas.
Warga terdampak mengaku kecewa karena bantuan lembu yang diserahkan jauh dari harapan. “Lembu yang diterima kecil dan kurus”. kata seorang warga. Selain itu, jumlah penerima juga sangat sedikit dibandingkan banyaknya warga terdampak yang membutuhkan.
Masyarakat menilai bahwa bantuan tersebut belum mencerminkan rasa keadilan dan kepedulian yang merata. “Jika bantuan memang ditujukan untuk masyarakat terdampak, seharusnya kualitas dan kuantitas lembu menjadi perhatian utama,” kata warga lain.
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh agar ke depan penyaluran bantuan benar-benar yang layak, dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. “Tradisi meugang bukan sekadar simbol, tetapi kebutuhan penting bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi mereka yang sedang berada dalam kondisi sulit,” tambah warga.
(pak nek)









