Pengelolaan Dana “Uang Pembangunan” SMKN 2 Nganjuk Disorot, Publik Menanti Keterbukaan Komite Sekolah

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

 

 

Mitramabes.com – Nganjuk, Kamis 5 Februari 2026 — Dugaan penarikan dana yang disebut sebagai “uang pembangunan” di SMKN 2 Nganjuk memicu sorotan serius. Informasi yang dihimpun menyebut adanya penarikan Rp300 ribu per siswa per tahun. Nominal tersebut dinilai memunculkan kesan sebagai kewajiban yang telah ditentukan, bukan sekadar sumbangan sukarela.

 

Kebijakan ini menjadi perhatian karena SMK negeri pada prinsipnya telah memperoleh pembiayaan dari negara melalui Dana BOS serta dukungan anggaran pendidikan lainnya. Muncul pertanyaan publik, mengapa masih ada pungutan dengan istilah pembangunan yang disertai angka pasti.

 

Tim media telah mendatangi SMKN 2 Nganjuk guna meminta penjelasan resmi. Namun Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Pihak Humas sekolah menyatakan tidak berwenang memberi keterangan dan mengarahkan media kepada Ketua Komite Sekolah.

 

Ketua Komite SMKN 2 Nganjuk diketahui bernama Zainal Arifin. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui empat pesan WhatsApp dan tiga panggilan telepon. Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada respons. Sikap tertutup ini justru memperkuat tanda tanya publik terhadap mekanisme pengelolaan dana tersebut.

 

Dalam pengelolaan dana pendidikan, transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral dan administratif. Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 secara tegas mengatur bahwa penggalangan dana oleh komite sekolah harus bersifat sukarela, tidak ditentukan nominalnya, tidak mengikat, dan tidak menimbulkan tekanan.

 

Jika benar terdapat nominal yang telah ditetapkan, praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan semangat regulasi. Situasi ini menuntut penjelasan terbuka dari pihak sekolah maupun komite, karena yang dipertaruhkan bukan sekadar dana, tetapi integritas lembaga pendidikan negeri.

 

Sejumlah pertanyaan mendasar pun mencuat:

 

* Apa dasar hukum penetapan Rp300 ribu per siswa?

 

* Untuk kegiatan pembangunan apa dana tersebut dialokasikan?

 

* Berapa total dana yang telah terkumpul?

 

* Apakah ada konsekuensi bagi siswa yang tidak membayar?

 

Ketiadaan klarifikasi hingga saat ini menimbulkan kesan bahwa kebijakan tersebut tidak dijalankan secara transparan. Padahal, lembaga pendidikan negeri seharusnya menjadi contoh akuntabilitas publik, bukan menimbulkan ruang spekulasi di tengah masyarakat.

 

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak sekolah dan Ketua Komite Sekolah tetap memiliki hak jawab untuk memberikan penjelasan resmi.

 

Mitramabes.com Jomsen Silitonga

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Bupati Anwar Sadat dan Wabup Katamso Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Realisasi Anggaran Dana BOS SMAN 1 Seputih Raman Tahun 2025 Diduga Tidak Terserap Semua.
Program MBG di Sekolah MTsN 1 Padang Lawas Berjalan Lancar.
Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan.
Pasca Bencana Longsor Jalinsum BPBD dan Sekda Palas pantau terus Perkembangannya.
Pemkab Palas Tanggap Menangani Bencana Longsor Jalinsum Di Desa Siraisan.
Program MBG di Sekolah MTsN 1 Padang Lawas Berjalan Lancar.
Panitia Resmi Buka Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Tanjabtim Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:55 WIB

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Bupati Anwar Sadat dan Wabup Katamso Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:45 WIB

Realisasi Anggaran Dana BOS SMAN 1 Seputih Raman Tahun 2025 Diduga Tidak Terserap Semua.

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:27 WIB

Program MBG di Sekolah MTsN 1 Padang Lawas Berjalan Lancar.

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:24 WIB

Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan.

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:21 WIB

Pasca Bencana Longsor Jalinsum BPBD dan Sekda Palas pantau terus Perkembangannya.

Berita Terbaru

NASIONAL

Program MBG di Sekolah MTsN 1 Padang Lawas Berjalan Lancar.

Kamis, 5 Feb 2026 - 17:27 WIB