Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sergai – MBS – Sangat miris penegakkan hukum terhadap kegiatan galian tanah urug atau galian C di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terlihat seperti dagelan ataupun lelucon tanpa adanya keseriusan oleh penegak hukum seperti dari pihak Polres maupun dari pihak Satpol PP, seperti yang terlihat kegiatan galian tanah urug atau galian C, yang berada di Dusun IV Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah, yang diduga milik seseorang berinisial U.
Karena pada beberapa hari sebelumnya melalui pemberitaan dari beberapa Media online, yang mana di Media tersebut diberitakan bahwa pemerintah dalam hal ini melalui dari pihak Polres dan Satpol PP Sergai melakukan penertiban dan penutupan pada kegiatan tersebut.
Yang mana pada penertiban itu Satpol PP juga menerbitkan surat penghentian kegiatan tersebut yang tertuang dalam Nomor : 18.15/300.1/188/2026 tertanggal 19 Januari 2026 yang ditujukan kepada Umar selaku pemilik kegiatan pertambangan.
Namun hasil investigasi awak Media Mitra Mabes dilapangan pada hari Jum’at (23/01/2026) sekitar pukul 10 : 37 Wib, kegiatan galian tanah urug tersebut masih berjalan, dengan terlihat dilokasi ada alat berat jenis Excavator lagi mengisi tanah ke truck DT pengangkut tanah dan truck DT yang hilir mudik memuat tanah.
Menurut pengakuan Heri yang sebagai pencatat dari hasil kegiatan tersebut mengatakan, bahwasanya ini milik Danyon, namun ketika ditanya Danyon mana dan siapa namanya dia menjawab saya nggak tau bang.
Dengan adanya temuan tersebut awak Media coba konfirmasi ke M. Wahyudhi selaku Kasatpol PP Sergai pada hari Jum’at 23 Januari, sekitar pukul 11 : 20 Wib, melalui via Whatsapp nya, yang menanyakan adanya kegiatan galian C yang sebelumnya sudah diterbitkan dan ditutup namun kenyataannya masih beraktivitas hingga saat ini, namun sayang hingga berita ini ditayangkan belum juga ada jawabannya padahal sudah centang dua.
Melihat kenyataan itu tentu sangat disayangkan, karena penegakkan hukum terhadap kegiatan galian C terlihat seperti dagelan dan terkesan tidak serius, tentu ini menjadi tanda tanya besar, ada apa dengan Satpol PP Sergai, sehingga bisa menjadi asumsi liar bagi publik dengan menduga, bahwasanya Satpol PP Sergai diduga sudah menerima setoran atau upeti.
Sementara kegiatan penambangan tanah urug atau galian C tanpa izin resmi dapat melanggar Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020, dengan ancaman pidana penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar. (Syahrial).

Berita Terkait

Kinerja Polres Sergai Dipertanyakan Dalam Menangani Masalah Dugaan Limbah Kilang Ubi yang Mencemari Sungai Desa Liberia.
Kadis Lingkungan Hidup Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Masalah Air Sungai Desa Liberia yang Diduga Tercemar Limbah Kilang Ubi.
Hasil Investigasi Awak Media Penyebab Dari Banyaknya Ikan Mati di Sungai Desa Liberia, Diduga Kuat Karena Limbah Cair Dari Kilang Ubi.
Gerak Cepat, Sat Narkoba Polres Sergai Ringkus Pengedar Sabu di Sei Rampah
Sempat Kabur Melompat Jendela, Bandar Sabu Akhirnya Diringkus Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bantaeng
Dalam Hitungan Jam, Sat Resnarkoba Polres Bantaeng Ringkus Dua Terduga Pelaku Sabu
Respon Cepat Informasi Warga, Polsek Dolok Masihul Amankan Tiga Pelaku Penanaman Ganja
Sekjend LSM TriNusa Sergai Mengecam Keras Tindakan Pihak Kebun Tanah Raja yang Mengintimidasi dan Pengancaman Terhadap Wartawan.

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:02 WIB

Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:46 WIB

Kinerja Polres Sergai Dipertanyakan Dalam Menangani Masalah Dugaan Limbah Kilang Ubi yang Mencemari Sungai Desa Liberia.

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:56 WIB

Kadis Lingkungan Hidup Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Masalah Air Sungai Desa Liberia yang Diduga Tercemar Limbah Kilang Ubi.

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:03 WIB

Hasil Investigasi Awak Media Penyebab Dari Banyaknya Ikan Mati di Sungai Desa Liberia, Diduga Kuat Karena Limbah Cair Dari Kilang Ubi.

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:11 WIB

Gerak Cepat, Sat Narkoba Polres Sergai Ringkus Pengedar Sabu di Sei Rampah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Camat Rupat Utara Gelar Yasinan dan Doa Bersama di Rumah Dinas

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:12 WIB