Pembunuhan Putri indah Sari, dengan 79 Tusukan di Gowa Terancam Hukuman Mati

Jumat, 11 April 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, Cakrawalanusantar, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bakhtiar didampingi Kanit Resmob IPDA Andi Muhammad Alfian,saat diwawancarai bawak media, di Mapolres Gowa, Polda Sulawesi selatan,Kamis 10 April 2025.

 

Tragedi kematian wanita hamil bernama Putri Indah Sari Nurcahyani (21) yang tewas dibunuh oleh pacarnya sendiri, bernama M.Jibril (23) dengan luka 79 tusukan pada 21 Januari 2025 lalu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih menyisakan duka bagi keluarga, Kamis 10/04/2025

 

Astar Dg Lempo, orang tua korban yang dibunuh pacarnya meminta kepada penegak hukum agar pelaku pembunuhan dihukum mati.

 

“Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini. Saya berharap pelaku di hukum mati,”tegasnya.

 

Menurut Dg Lempo, perbuatan pelaku sangat keji dan tidak manusiawi, karena membunuh anak dan cucunya yang masih dalam kandungan dengan 79 tusukan.

 

 

Kuasa hukum keluarga korban Keysa, saat diwawancarai di Polres Gowa, Kamis 10 April 2025

“Dia membunuh anak dan cucu saya. Dia harus dihukum mati,”tegasnya lagi, orang tua korban saat diwawancarai di Mapolres Gowa, Kamis 10 April 2025.

 

Sementara, kuasa hukum keluarga korban Keysa menambahkan, dari 31 adegan yang diperagakan saat rekonstruksi sangat kental dengan pembunuhan berencana.

 

“Jelas sekali pelaku menuju Gowa dengan membawa badik dalam sadel motornya, berarti itu sudah ada niat jahat pelaku untuk menghabisi korban,” ujar Kesya di Polres Gowa.

 

“Badik itu juga yang ditemukan oleh penyidik yang dipakai pelaku untuk menghabisi korban. Sehingga unsur pembunuhan berencana itu terpenuhi,”jelas Kesya.

 

 

Pelaku pembunuhan wanita hamil di Gowa saat rekonstruksi di Polres Gowa, Kamis 10 April 2025

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bakhtiar yang didampingi Kanit Resmob IPDA Andi Muhammad Alfian menuturkan, dari hasil autopsi dan juga hasil rekonstruksi ada kurang lebih 98 luka tusukan di tubuh korban.

 

“Kami sudah terapkan pasal pembunuhan berencana sesuai dari hasil rekonstruksi yakni pasal 340 dan subsider 338,”ungkapnya.

 

AKP Bakhtiar menambahkan, penerapan pasal itu karena sesuai rekomendasi terkait perkara dan fakta yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

 

“Kita sudah rangkai dari fakta, alat bukti dalam perkara ini. Nanti kita akan buka semua di pengadilan. Kita terapkan pasal pembunuhan berencana dalam kasus ini,benernya.

 

Tw

Berita Terkait

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik
Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.
Polsek Kubu Gotong Royong Bersihkan Mushola At-Taqwa, Dukung Program Gerakan Indonesia ASRI dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kapolres Bantaeng Bersama Bupati Pantau Ketersediaan Stok Sembako Jelang Ramadan
Viral di TikTok! Tiga Motor Digondol Maling di Seputih Banyak, Dua Berhasil Diamankan Polisi dan Warga
Diduga Aktivitas galian C ilegal yang Tidak Memiliki izin,
kapolsek Tambusai Utara Perintahkan Kanit Reskrim Ibda Rahmat Sandra Dan Bersama Anggota Ciduk Bandar Narkoba, Sita Jenis Sabu.
Fenomen Target Oprasi ( TO) Narkoba Memilih Tidur Di Kebun Sawit Dari Pada Di Rumah” Polda Aceh Akan Basmi Narkoba Hingga Keakar- Akarnya”.

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 17:08 WIB

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik

Senin, 16 Februari 2026 - 14:48 WIB

Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.

Senin, 16 Februari 2026 - 13:34 WIB

Kapolres Bantaeng Bersama Bupati Pantau Ketersediaan Stok Sembako Jelang Ramadan

Senin, 16 Februari 2026 - 13:17 WIB

Viral di TikTok! Tiga Motor Digondol Maling di Seputih Banyak, Dua Berhasil Diamankan Polisi dan Warga

Senin, 16 Februari 2026 - 12:09 WIB

Diduga Aktivitas galian C ilegal yang Tidak Memiliki izin,

Berita Terbaru