Pelayanan BPKAD Kota Bengkulu Dikeluhkan Oleh Sejumlah Kontraktor

Rabu, 1 Januari 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra mabes, com. Bengkulu Selasa 31-12-2024.-sejumlah kontraktor pelaksana dan pengawas proyek tahun anggaran 2024, dari pagi hari sudah mengantri di kantor BPKAD kota Bengkulu.

Sejumlah kontraktor dan pengawasan tersebut menunggu kelengkapan administrasi surat perintah pencairan dana (SP2D) tapi sangat di sayangkan diduga pihak BPKAD hanya mengeluarkan SP2D untuk beberapa perusahaan saja.

Salah seorang kontraktor pelaksana inisial (H) menerangkan “kami sejak tadi pagi hingga sore hari sudah di kantor BPKAD kota Bengkulu tapi belum juga mendapatkan titik terang kapan SP2D di terbitkan, ada apa dengan BPKAD kota Bengkulu sedangkan SPD dan SPM sudah di terbitkan, keluhannya.

Ditambahkan nya lagi “harusnya pihak BPKAD kota Bengkulu menerangkan apa kendala sebenarnya, kas kosong atau defisit anggaran, terangnya 31-12-2024.

Sisi lain, “menurut keterangan dari beberapa pihak kontraktor pelaksana, kepala dinas dan PPTK dinas yang terkait sebelumnya mengatakan bahwasanya anggaran sudah ada, makanya berani menerbitkan SPM.

Pantauan media metro update “Sejumlah kontraktor dan pengawasan Dikantor BPKAD sempat bersitegang dengan beberapa pegawai BPKAD.

Sejumlah kontraktor diduga merasa dirugikan oleh pihak BPKAD kota Bengkulu, yang diduga mempersulit dan tidak transparan, hal itu terlihat dari video sejumlah kontraktor yang merasa kesal.

Sementara itu Metro update mencoba konfirmasi ke beberapa pegawai “mereka menyampaikan, tanyakan saja dengan pihak yang berkompeten, 31-12-2024.

Tidak sampai disitu awak media mencoba konfirmasi kepada bidang yang terkait, tapi sayang nya hampir semua ruangan sudah terkunci, dihubungi melalui pesan WhatsApp pihak yang berkompeten diluar jangkauan.

Melihat tidak ada kejelasan dari BPKAD, sejumlah kontraktor dan pengawas kegiatan proyek merasa kecewa dan membubarkan diri sekitar pukul 5 sore wib dari kantor BPKAD kota Bengkulu 31-12-2024.

Hingga berita ini di terbitkan, belum dapat di konfirmasi pihak BPKAD kota Bengkulu untuk di mintai keterangan, terkait SP2D yang belum diterbitkan. (***)

Berita Terkait

Wali Kota Prabumulih Hadiri Rakornas TPAKD 2025, Dorong Akses Keuangan Daerah
Proyek Rumdis Kepsek SDN 44 Terentang Disorot Tajam: Mutu Dipertanyakan, Masyarakat Menjerit, Bupati dan DPRD Sanggau Dinilai Tutup Mata
Polsek Stabat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Kecamatan Wampu, Kapolres Langkat Apresiasi Peran Masyarakat
PANGKALAN LPG 3 KG DIDUGA MENJUAL KE PENGECER, DAMPAK KELANGKAAN GAS BERSUBSIDI DI BENGKAYANG KIAN PARAH
Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Pura Jalin Kedekatan Lewat Sambang Warga
Kanit Samapta Polsek Rangkasbitung Patroli Dialogis Temui Karyawan Toko Indomaret
Personil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Hadiri Pengajian Rutin Bulanan di Kecamatan Kalanganyar
PT PSP TANGGAPI TUDUHAN KETERLIBATAN DALAM BISNIS BBM ILEGAL DI MEDIA ONLINE DAN TIKTOK

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:36 WIB

Wali Kota Prabumulih Hadiri Rakornas TPAKD 2025, Dorong Akses Keuangan Daerah

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:52 WIB

Proyek Rumdis Kepsek SDN 44 Terentang Disorot Tajam: Mutu Dipertanyakan, Masyarakat Menjerit, Bupati dan DPRD Sanggau Dinilai Tutup Mata

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:29 WIB

Polsek Stabat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Kecamatan Wampu, Kapolres Langkat Apresiasi Peran Masyarakat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:12 WIB

PANGKALAN LPG 3 KG DIDUGA MENJUAL KE PENGECER, DAMPAK KELANGKAAN GAS BERSUBSIDI DI BENGKAYANG KIAN PARAH

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:53 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Pura Jalin Kedekatan Lewat Sambang Warga

Berita Terbaru