Humbahas- Mitramabes.com .
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Humbang Hasundutan resmi melantik Pengurus Cabang Kabupaten dan Pengurus Cabang Kecamatan Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030. Prosesi pelantikan yang dirangkai dengan Seminar Pendidikan Karakter ini berlangsung khidmat di Aula Hutamas, Dolok Sanggul, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, Pelaksana Harian Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara Samsul Napitupulu, S.E., M.Si, serta Wakil Sekretaris Umum III PGRI Sumut Mardimpu Sihombing, S.Pd., M.Pd yang menjadi keynote speaker dalam seminar.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Samsul Napitupulu, ditandai dengan pengucapan ikrar dan penyerahan bendera PGRI sebagai simbol amanah dan pengabdian organisasi.
Kegiatan ini disaksikan Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H, serta dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Humbang Hasundutan Ny. Erma Oloan P. Nababan, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, dan para insan pendidikan.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Unifah Rosyidi yang diwakili oleh Samsul Napitupulu, SE.M.Si , PLH PGRI SUMUT menegaskan bahwa PGRI memegang peran strategis sebagai organisasi profesi guru dalam menjaga marwah pendidikan nasional.
Di tengah arus transformasi digital dan perubahan sosial yang cepat, penguatan karakter pendidik dinilai menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan.“Guru bukan sekadar pengajar, melainkan pendidik karakter dan teladan moral. PGRI harus terus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai kebangsaan, integritas, dan kemanusiaan di setiap ruang pendidikan,” ujar
Unifah.Samsul Napitupulu mengapresiasi soliditas dan semangat kebersamaan PGRI Humbang Hasundutan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu bekerja secara profesional, kolaboratif, dan adaptif dalam memperjuangkan peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru.
Seminar pendidikan karakter yang menjadi rangkaian acara menghadirkan Mardimpu Sihombing, yang memaparkan pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran, budaya sekolah, serta keteladanan guru. Menurutnya, pendidikan karakter bukan program tambahan, melainkan ruh yang harus hadir dalam seluruh proses pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan menegaskan bahwa PGRI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. dengan tegas menekankan bahwa peran guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan nilai kebangsaan generasi muda.
Bupati menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan untuk terus bersinergi dengan PGRI dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru, seiring tantangan pendidikan di era digital dan dinamika sosial yang terus berkembang.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, turut diumumkan Susunan Dewan Pakar PGRI Kabupaten Humbang Hasundutan Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030, yang terdiri dari akademisi dan praktisi lintas disiplin dari Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli dan kalangan profesional. Dewan Pakar ini diharapkan menjadi mitra strategis dalam pengembangan kebijakan dan peningkatan kualitas pendidikan daerah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kehangatan dan kebersamaan. Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi PGRI Humbang Hasundutan untuk melangkah lebih solid, inovatif, dan berorientasi pada penguatan pendidikan berkarakter, demi terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing di Kabupaten Humbang Hasundutan.
[ Editor- Smarth. ]










