Pasar Malam di Jadikan Ajang Perjudian, Warga Minta Aparat Segera Bertindak Tegas, 

Senin, 24 Maret 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra Mabes com. serang Banten. Pasar malam yang digelar di desa panyabrangan, Kecamatan Cikeusal Kabupaten serang Banten menjadi sorotan publik. Di balik keramaian hiburan yang ditawarkan, muncul dugaan adanya praktik perjudian yang terang-terangan berkedok permainan berhadiah. Berdasarkan pantauan langsung pada Senen malam (24/03/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, aktivitas ini menggunakan sistem penukaran kupon dengan uang, yang kemudian diikuti permainan berhadiah rokok merek tertentu.

 

Permainan ini dijalankan dengan sistem di mana pemain membeli kupon untuk memutar permainan yang menjanjikan hadiah rokok. Jika pemain menang, rokok tersebut dapat ditukar kembali dengan kupon baru untuk melanjutkan permainan. Skema ini terus berulang, menciptakan ilusi kemenangan bagi para pemain yang kenyataannya justru banyak kehilangan uang.

Selain permainan yang terindikasi judi, pasar malam ini juga menyediakan berbagai hiburan lain, seperti wahana anak-anak, dan Sayangnya, keberadaan permainan berbau judi ini mencoreng keseruan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat dengan aman dan tanpa kekhawatiran.

 

Yang lebih memprihatinkan, keberadaan permainan ini seolah-olah mendapatkan restu dari aparat penegak hukum (APH) setempat, karena hingga kini tidak ada tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas tersebut. Situasi ini membuat masyarakat mempertanyakan peran aparat dalam menjaga ketertiban dan mencegah dampak negatif dari perjudian di tengah masyarakat.

 

Seorang warga setempat, yang biasa R, mengungkapkan keresahannya. “Permainan ini jelas berbau judi. Seperti permainan bowling, pemainnya membeli kupon dengan iming-iming hadiah rokok. Meskipun disebut iseng-iseng berhadiah, saya lihat orang bisa habis jutaan hanya dalam waktu singkat,” ungkapnya.

R, menambahkan bahwa hampir semua pemain yang ia temui merasa rugi. “Saya sering dengar mereka bilang, warga yang artinya mereka terus kalah dan kehilangan uang,” ujarnya.

 

Warga juga menyoroti dampak buruk yang mungkin timbul jika aktivitas ini tidak segera dihentikan. “Kalau permainan seperti ini dibiarkan, kami khawatir efeknya akan semakin buruk. Perjudian ini bisa memicu peningkatan angka kejahatan, keretakan rumah tangga, bahkan mempengaruhi moral generasi muda. Banyak pemain yang merupakan kepala keluarga. Uang untuk kebutuhan rumah tangga malah habis untuk berjudi. Ini jelas akan menimbulkan konflik dalam keluarga,” paparnya.

Menurutnya, langkah tegas dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum sangat diperlukan. “Kami berharap aparat segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ini. Judi, dalam bentuk apa pun, tidak hanya merugikan secara materi tetapi juga merusak moral masyarakat,” lanjutnya.

 

Pasar malam sejatinya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Namun, jika diwarnai dengan kegiatan yang merusak, tujuannya akan bergeser menjadi ancaman bagi kehidupan sosial. Warga setempat berharap aparat penegak hukum segera bertindak untuk membongkar praktik perjudian ini, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

 

Dengan potensi dampak buruk yang besar, masyarakat berharap tindakan nyata segera dilakukan agar pasar malam kembali menjadi tempat hiburan yang sehat dan positif bagi semua kalangan.

 

( Pardisahri). **

Berita Terkait

Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan Sosial Lewat Dialog Publik di IAKSS Muara Bungo
Kejaksaan Negeri Nganjuk Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem)
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE mengunjungi SMA Negeri 1 Barumun dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Padang Lawas. Senin 9 Februari 2026.
Bupati Garut Rencanakan Perbaikan Jalan Karangsewu Secara Bertahap.
Kapolsek Bersama Koramil Serta Bapak Camat Telawang lakukan Program Penanaman Jagung Bersama.
Lahan hibah 3,6 ha jadi 1,8 ha diduga ada manipulasi fiktif.
STIH Asy-Syafi’iyah Gelar Wisuda Sarjana Hukum.
Rosmaniar” Disiplin Di Mulai Dari Diri Kita.

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:07 WIB

Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan Sosial Lewat Dialog Publik di IAKSS Muara Bungo

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:42 WIB

Kejaksaan Negeri Nganjuk Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem)

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE mengunjungi SMA Negeri 1 Barumun dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Padang Lawas. Senin 9 Februari 2026.

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:39 WIB

Bupati Garut Rencanakan Perbaikan Jalan Karangsewu Secara Bertahap.

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:30 WIB

Kapolsek Bersama Koramil Serta Bapak Camat Telawang lakukan Program Penanaman Jagung Bersama.

Berita Terbaru