MP Diduga Pelaku Pengemudi Sepeda Motor BK 5493 IKR Sekaligus Karyawan GRAB Terus Bebas Berkeliaran, DPP LSM PAKAR INDONESIA: “Polrestabes Medan Terkesan Lambat Tangani Kasus Pelecehan Seksual Anak Dibawah

Kamis, 2 Januari 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan MEDIA MITRA MABES.

Dalam waktu dekat ini para Aktivis beserta Keluarga Besar Lsm PAKAR Indonesia akan melakukan Aksi Damai besar-besaran guna mendesak Pemerintah untuk meninjau ulang izin dari perusahaan greb yang bergerak pada bisnis jasa transportasi cepat baik roda dua maupun roda empat cara online antar jemput yang sudah sangat dikenal oleh seluruh masyarakat.

Tanpa disadari oleh para pengguna Grab ini ada dugaan tempat bercokolnya para penjahat-penjahat “hipnotis”serta menjadi tempat para pelaku kejahatan lainnya selama ini beraksi.

Seringnya kejadian-kejadian yang dilakukan oleh pelaku kriminal yang berkedok driver Grab membuat masyarakat merasa resah dan ketakutan,ucap Atan Gantar Gultom Ketum DPP.LSM PAKAR Indonesia.

Gultom juga meminta Perusahaan Grab harus bertanggung jawab atas perbuatan driver online /pekerjanya dan menyerahkan pelaku diatas tersebut kepada pihak yang berwajib secepatnya
pada Senin(02-Jan-2025)di ruang kerjanya,pada sejumlah Awak Media.

Kepada Bapak Kapoldasu Saya berharap agar segera mengambil langkah tegas terhadap Kapolrestabes Medan serta jajarannya yang terkesan lambat terhadap setiap pengaduan masyarakat,lagi kecitraan kepolisian yang selama ini sudah membuat masyarakat hilang kepercayaan sebab dugaan kasus dugaan pelecehan seksual anak dibawah umur ini kurang ditanggapi,apa dikarenakan keluarga korban tidak ada memberikan pembiayaan agar pengaduan ini berjalan lancar juga direspon dengan baik?Saya mengharapkan pada Bapak Kapoldasu segeralah tanggap dan bertindak cepat setiap ada pemberitaan-pemberitaan,harap Ketum DPP.LSM PAKAR Indonesia ini.

Tentang adanya keresahan di masyarakat dengan adanya persoalan seperti diatas sehingga membuat para orang tua jelas merasa ketakutan terhadap anak-anak mereka khususnya yang memiliki anak perempuan,seperti apa yang telah dilakukan oleh MP diduga pelaku hipnotis yang membawa GRAB sepeda motor membawa pergi anak perempuan dibawah umur untuk di aniaya dan di perkosa,mestinya persoalan ini yang telah membuat ketakutan serta rasa resah dimasyarakat harus cepat menjadi prioritas pihak yang berwajib dan kasus seperti ini bukan rahasia umum lagi,apalagi harus menerima pemberian dari pelapor baru laporan dari pelapor ditanggapi dan di kerjakan,pungkas Ketum DPP.LSM PAKAR Indonesia Atan Gantar Gultom. (Tim)

Berita Terkait

Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Trienggadeng, Aparat Diminta Jangan Diam
Kapolda Jambi Ikuti Rakor TPID Se-Provinsi, Fokus pada Kelancaran Distribusi Bapok
Sat Reskrim Polres Sergai Bagikan 150 Paket Takjil, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan
Polsek Bontomatene Amankan Gerakan Pangan Murah Ramadhan yang Dipimpin Langsung Bupati Selayar
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gugus Kasikan Lestari Gelar Sosialisasi Program Cortex di UPT SDN 001 Kasikan
Debu Berterbangan, Aktivitas Galian C di Grong-Grong Pidie Dikeluhkan Warga
Safari Ramadhan di Jatikalen, Kapolres dan Wabup Nganjuk Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat
Operasi Sikat Semeru 2026 Berbuah Hasil, Jaringan Pengedar Sabu di Loceret Dibongkar Polres Nganjuk

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:02 WIB

Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Trienggadeng, Aparat Diminta Jangan Diam

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:16 WIB

Sat Reskrim Polres Sergai Bagikan 150 Paket Takjil, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:04 WIB

Polsek Bontomatene Amankan Gerakan Pangan Murah Ramadhan yang Dipimpin Langsung Bupati Selayar

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gugus Kasikan Lestari Gelar Sosialisasi Program Cortex di UPT SDN 001 Kasikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:39 WIB

Debu Berterbangan, Aktivitas Galian C di Grong-Grong Pidie Dikeluhkan Warga

Berita Terbaru