mbstaput- Empat ( 4 ) perangkat desa di desa Dolok Nauli menyalahi aturan diantaranya sdr SS,CS,JL dan AL. Keempat perangkat tersebut berdomisili di luar desa Dolok Nauli.
Menurut keterangan warga sekitar mereka sering membuat kegaduhan di masyarakat. Dari mulai pendataan penerimaan bantuan sosial perangkat selalu berbelit-belit apabila ada yang menanyakan hak masyarakat. Saudara JA dan saudara SS selalu beralasan itu data dari pusat,dari kementerian dari Bulog dan dari kantor Pos.
Namun setelah diadakan rapat di kantor desa yang di ikuti oleh dinas sosial,camat,kepala desa dan masyarakat. Dinas sosial mengatakan data itu dari desa yang buat bahkan bisa mendaftarkan mandiri lewat aplikasi yang di siapkan Kemensos,kata pegawai dinas sosial.
Kantor desa yang tadinya untuk pelayanan masyarakat kini perubah menjadi pelayanan hanya untuk yang dekat dengan Perangkat desa. Perangkat desa yang tadinya pelayan masyarakat justru malah memusuhi masyarakat,tidak sesuai dengan harapan masyarakat desa Dolok Nauli.
Kelakuan perangkat desa tidak bisa di tolelir lagi. Dari mulai Pembuatan KTP dan KK mahal dugaan pemalsuan tanda tangan pada dokumen hari orang kerja (HOK) tanggal 22 September 2022,juga tidak transparan terkait pendataan bansos dan arogan kepada masyarakat,semuanya membuat kontroversi di tengah masyarakat.
Perangkat desa sering mengelompokkan Masyarakat apabila kelompok yang berlawanan dengan perangkat desa,mereka tidak akan memperdulikanya. Seharusnya perangkat desa jangan membawa kelompok atau serikat ke dalam kepemerintahan.
Pengelompokan itu sangat berdampak negatif bagi masyarakat yang akan memecah persaudaraan dan menimbulkan perselisihan di masyarakat. Masyarakat itu sudah lelah akibat politik pencalonan kepala desa Dolok Nauli,cukup sekali saja kata salah seorang tokoh masyarakat.
Pepatah mengatakan jangan karena setetes tuba rusak susu sebelanga,masih banyak yang berkompeten didesa Dolok Nauli, cuma karena ulah perangkat desa kita harus bermusuhan satu sama lain. Apalagi Tuhan sudah pernah marah lewat bencana,dari sini kita berbenah diri.
Kami tidak mau gara gara perangai ke empat perangkat desa kami jadi bermusuhan dengan saudara atau teman sekampung, yang bersalah tetap bersalah. Apalagi sudah ada surat dari bupati ke pmd hasil dari pemeriksaan inspektorat ada temuan bahwa perangkat desa jelas jelas sudah menyalahi aturan dan menyalahgunakan wewenangnya kata warga sekitar.
(MBStaput tim)











