TANGGAMUS MITRA MABES.COM – Minimnya pembangunan infrastruktur di Pekon Sinarjawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, kembali memantik keluhan warga. Sambil menggelar gotong-royong di titik jalan yang terisolir, warga secara terbuka mempertanyakan kinerja para wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Senin (9/2/2026).
Gotong-royong tersebut dilakukan di sepanjang jalan utama yang menghubungkan Dusun I menuju pusat pemerintahan pekon, kecamatan, hingga akses ke ibu kota kabupaten. Jalan tersebut selama puluhan tahun belum tersentuh pembangunan memadai.
Tokoh masyarakat setempat, Barly (53), mengungkapkan bahwa wilayahnya telah lama mengalami ketertinggalan infrastruktur.
“Jalan ini statusnya jalan kabupaten. Sejak puluhan tahun lalu daerah kami minim infrastruktur. Jalannya masih tanah, tidak ada tiang PLN, dan belum terjangkau jaringan telekomunikasi,” kata Barly saat gotong-royong di kawasan tebing Kampung Ogan Jaya.
Barly yang juga berprofesi sebagai Guru mengaku kondisi jalan tersebut sangat menyulitkan aktivitas sehari-hari, termasuk saat hendak mengajar.
“Saya dan anak-anak sekolah sangat kesulitan melewati jalan ini. Tapi mau bagaimana lagi, demi kewajiban,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dusun II, M. Rofii, yang menjelaskan bahwa keluhan warga terkait kondisi jalan telah berulang kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui pemerintah pekon.
“Aspirasi warga sudah kami sampaikan melalui kepala pekon. Kami berharap pemerintah kabupaten dapat segera merespons,” ujarnya.
Menurut M. Rofii, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Kampung Karang Jati, Talang Curup, Ogan Jaya, Batu Saeng, serta warga dari pekon lain di sekitarnya.
“Ini satu-satunya jalan penggerak ekonomi masyarakat. Kami minta pemerintah segera membangun jalan ini. Untuk wakil rakyat dari Dapil IV, mana aksi nyatanya, Pak? Jangan muncul hanya menjelang Pileg saja,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun I, Umar, menegaskan bahwa minimnya infrastruktur menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup dan masa depan warga.
“Kami tidak basa-basi. Kami minta jalan ini diaspal atau di rabat beton,” pungkasnya.
Keluhan warga Pekon Sinarjawa tersebut mencerminkan masih lebarnya kesenjangan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Kabupaten Tanggamus, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen pemerintah daerah dan para wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
(Trimo Riadi & Team Mitra Mabes.Com)








