Lapor ke Pomdam XII Tanjungpura, LPM Kota Pontianak Minta Oknum TNI Ditindak Tegas Terkait Dugaan Kasus Pengeroyokan

Minggu, 23 Maret 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, 21 Maret 2025 –Mitramabes.com

Panglima Muda Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kota Pontianak, Ishak, mengecam keras tindakan arogansi dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap Andi Togo, seorang anggota LPM.

Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi pers bersama Pengurus Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat pada Jumat 21 Maret 2025 di Pontianak.

Menurut Ishak, insiden ini berawal dari dugaan penggunaan mobil bodong dengan nomor polisi palsu oleh seorang oknum perwira TNI berinisial Am. Saat Andi Togo mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, Am justru bersikap tidak kooperatif dan memanggil sejumlah rekannya.

Tanpa peringatan, mereka langsung melakukan aksi pengeroyokan brutal terhadap Andi Togo, yang mengakibatkan luka serius. Oknum TNI berinisial D juga disebut ikut serta dalam pemukulan tersebut.

Pengurus LPM Kota Pontianak telah melaporkan insiden ini ke Pomdam XII/Tanjungpura pada 20 Maret 2025 pukul 23.00 WIB.

Pihak Pomdam langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta visum terhadap korban. Pengurus LPM telah menyerahkan berbagai bukti, termasuk foto dan dokumen pendukung, untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.

Ishak menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat negara tidak bisa ditoleransi. Jika tidak ditindaklanjuti secara serius, kepercayaan publik terhadap institusi keamanan akan berkurang.

Pengurus LPM Kota Pontianak bersama Pengurus Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat mendesak institusi TNI agar bertindak tegas terhadap para oknum TNI pelaku pengeroyokan ini. Mereka berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas demi keadilan bagi korban.

Sementara itu, upaya konfirmasi awak media kepada pihak Pomdam XII/Tanjungpura melalui pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan hingga berita ini diturunkan.(tim liputan)

Berita Terkait

Pungutan “Uang Pembangunan” Rp300 Ribu di SMKN 2 Nganjuk Disorot, Komite Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi
Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Rutin Patroli Dialogis Ke Pemukiman Temui Warga Di Pos Ronda
Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Pimpin Anev di Aula Media Center
Masyarakat Sebabi Menuntut Hak Nya 20 Persen Oleh PT. Senar Mas Grup
Hari Keempat Operasi Keselamatan Maung 2026, Satlantas Polres Lebak Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
Aroma Pungutan Uang Pembangunan di SMKN 2 Nganjuk Dipertanyakan, Pihak Sekolah dan Komite Belum Beri Penjelasan
Sekda Tinjau Langsung Pengelolaan Air Bersih PT. MJI.
Tim SAR Dit Samapta Polda Kalbar Berjibaku Padamkan Karhutla di Kubu Raya

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:56 WIB

Pungutan “Uang Pembangunan” Rp300 Ribu di SMKN 2 Nganjuk Disorot, Komite Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:55 WIB

Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Rutin Patroli Dialogis Ke Pemukiman Temui Warga Di Pos Ronda

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:43 WIB

Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Pimpin Anev di Aula Media Center

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:16 WIB

Hari Keempat Operasi Keselamatan Maung 2026, Satlantas Polres Lebak Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:15 WIB

Aroma Pungutan Uang Pembangunan di SMKN 2 Nganjuk Dipertanyakan, Pihak Sekolah dan Komite Belum Beri Penjelasan

Berita Terbaru