Purwakarta || Jabar Mitramabes.com Di soroti Kualitas Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi di Ciseuti Dusun 3 Desa Tanjung, Kec Pondoksalam, Kab Purwakarta Patut di Tinjau dan di Pertanyakan, Karna Proyek tersebut Menelan Anggaran yang sangat besar Rp 2.084.747.200 yang bersumber dari APBD T.A 2025
Adapun Jenis Kegiatan yang tertera di papan kegiatan di sebutkan Nama Proyek : Peningkatan Jaringan Irigasi Di Ciseuti
Nomer SPK : 02/SP.SDA/PEN DI CISEUTI/DPUTR/VII/2025
Nomer SPMK : 03/SPMK.SDA/PEN DI CISEUTI/VII/DPUTR/VII/2025
Lokasi : Desa Tanjungsari, Kec Pondok Salam, Kab Purwakarta
Nilai Proyek : 2.084.747.200
Janka waktu : 120 hari Kalender
Sumber Anggaran : APBD T.A 2025
Saat Awak Media kontrol di lokasi Proyek menemukan adanya indikasi kejanggalan terkait Kualitas pembangunan proyek tersebut dengan dasar alasan Sumber Mata air begitu besar dan cukup deras mengalir sedangkan bangunan tersebut masih dalam kondisi masih basah apakah hal tersebut mampu bertahan lama di sangsikan akan tergerus air dan bangunan cepat rusak kembali
Heri selaku pengawas proyek yang saat berada di lokasi mengatakan kepada awak media terkait tehnis pengerjaan proyek tersebut di buat buka tutup air yang mengalir dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore saat melakukan pembangunan tersebut
Dan saat di mintai keterangan terkait berapa total volume nya keseluruhan Heri mengatakan kalau Panjang keseluruhan 1.030 mtr Kanan Kiri dari ruas irigasi, dan dengan tinggi TPT 130cm , lebar bawah 50 cmm Lebar finis Atas 30cm cuma dalam hal ini patut di duga karna Air yang mengalir begitu deras dan kondisi kultur tanah yang Lembek Terkait Ukuran tersebut tidak sesuai spesifikasi
Di minta Pihak DPUTR dan Pihak Pemerintah Daerah terkait segera cek dan turun Ke lokasi agar Kualitas yang di harap dari hasil pembangunan tersebut benar benar sesuai yang di inginkan bersama, agar bisa meningkatkan dan memajukan perekonomian di sektor pertanian di wilayah tersebut, perihal lain terkait pembangunan irigasi tersebut jangan sampai menjadi sudut pandang penilaian hal negatif di mata Publik
Adapun hal lain yang juga patut di pertanyakan dan tidak kalah pentingnya di sini para pekerja tidak ada memakai perlengkapan terkait K3 karna saat di awak media di lokasi banyak pekerja yang tidak pakai APD ( Alat Pelindung Diri ) seperti Sarung Tangan, Rompi, Helm, sepatu Bots, karna APD wajib di pakai demi keselamatan serta pelindung diri saat bekerja , Tentunya ini juga sudah menjadi Pelanggaran
Hingga sampai saat Berita ini di Terbitkan Pihak Pemborong dari CV. Sunda Sugih Sadaya ( Wawan ) Selaku Pemilik CV belum bisa di temui dan bisa di mintai keterangan terkait pekerjakan Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi di Ciseuti tersebut
Purwakarta, Kamis 29/8/2025
( Dwi A.H )