Home / TNI

Komitmen Jaga Stabilitas Dan Keamanan Energi Nasional, Satgas Gabungan Bongkar Aksi Illegal Tapping Di Bayung Lencir

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MITRA MABES.COM//MUSI BANYUASIN – Praktik pencurian minyak mentah atau illegal tapping kembali digagalkan aparat gabungan di wilayah Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Aksi yang merugikan negara miliaran rupiah itu dibongkar dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat malam (20/02/2026) di area operasional Pertamina Hulu Energy Jambi Merang tepatnya di jalur pipa KP 15 SKN–NGF.

 

Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga stabilitas dan keamanan energi nasional dari praktik mafia minyak yang kian nekat.

 

Penyergapan Tengah Malam, Pelaku Tertangkap Tangan

Tim gabungan terdiri dari Personel Satgas Penguatan Binter Serda Kadek (Babinsa Koramil 401-04/BYL Kodim 0401/Muba), tim BKO Mabes TNI yang dipimpin Kapten Sapto, Satgas Penguatan Binter SKK Migas Pos Kampung Sawa Praka Ardi, Pam Obvit Polda Bripka Alponaris, serta unsur keamanan perusahaan.

Berbekal informasi adanya aktivitas mencurigakan di jalur pipa, tim langsung bergerak cepat. Saat penyergapan dilakukan, enam pelaku tertangkap tangan tengah melakukan loading minyak hasil sadapan ilegal ke dalam dua bak penampungan berkapasitas 1.000 liter yang sudah terpasang di atas kendaraan pick up Grand Max.

 

Aksi mereka berlangsung terorganisir dan diduga telah direncanakan matang. Mesin alkon meraung pelan di tengah gelap malam, menyedot minyak dari pipa aktif perusahaan—sebuah tindakan berisiko tinggi yang bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi memicu kebakaran dan ledakan.

 

Sempat Kabur, Ditangkap Warga

Dalam proses penindakan, satu pelaku sempat melarikan diri ke arah Kampung Sawa. Namun pelariannya tak@ berlangsung lama. Berkat respons cepat warga setempat yang@ membantu pengejaran, pelaku akhirnya berhasil diamankan dan diserahkan kepada@ aparat.

Keenam pelaku kini@ telah digelandang ke Polsek Bayung Lencir untuk menjalani pemeriksaan intensif.@ Aparat mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik aksi pencurian tersebut.

 

Barang Bukti Lengkap, Aksi Terbongkar

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

Dua unit mobil pick up@ Grand Max

Dua bak penampungan kapasitas 1.000 liter

Satu unit mobil Avanza

Mesin alkon

Selang dan peralatan penyedot minyak

 

Temuan ini menguatkan dugaan bahwa praktik illegal tapping tersebut bukan aksi coba-coba, melainkan bagian dari skema yang sudah dipersiapkan dengan sistematis.

 

Ancaman Serius bagi Energi dan Lingkungan

Illegal tapping bukan sekadar tindak kriminal biasa. Praktik ini mengancam keamanan infrastruktur vital negara, merugikan keuangan negara, serta membahayakan keselamatan masyarakat sekitar akibat risiko kebocoran, kebakaran, hingga pencemaran lingkungan.

Wilayah Bayung Lencir sendiri memang dikenal sebagai salah satu jalur strategis infrastruktur migas. Karena itu, pengamanan ekstra terus dilakukan oleh aparat bersama perusahaan dan SKK Migas.

 

Aparat Tegas: Tak Ada Ruang bagi Mafia Minyak

Aparat gabungan menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberantas praktik illegal tapping di Sumatera Selatan, khususnya di wilayah Musi Banyuasin yang kerap menjadi sasaran sindikat pencurian minyak.

 

“Ini bentuk komitmen kami menjaga stabilitas dan keamanan energi nasional. Tidak ada ruang bagi pelaku illegal tapping yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat,” tegas salah satu petugas di lokasi.

 

Penindakan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan serupa. Negara tidak akan tinggal diam. Sinergi TNI, Polri, SKK Migas, dan unsur pengamanan perusahaan akan terus diperkuat demi memastikan setiap tetes energi bangsa terlindungi.

 

Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur pipa migas. Partisipasi publik menjadi kunci dalam memutus mata rantai mafia minyak yang selama ini merongrong aset strategis negara.

 

Dengan terbongkarnya aksi ini, harapan akan terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan bebas dari praktik pencurian energi kembali ditegaskan. Perang melawan illegal tapping belum selesai—namun pesan tegas telah dikirim: aparat hadir dan siap bertindak.

(Reporter Jhony)

Berita Terkait

Prajurit Kodam II/Sriwijaya dan Atlet Jasdam Borong Medali Di Kejurnas IPSI Sumsel Cup III
Kasdim 0418/Palembang Dampingi Kunjungan Kantor Staf Kepresidenan Di Empat Lokasi KDKMP Yang Rampung 100 Persen
Kodim 0106/Aceh Tengah Bersama Relawan Salurkan Bantuan Logistik Ke Kemukiman Jamat
Kasdim 0418/Palembang Hadiri Donor Darah Dan Baksos HUT ke-80 Persit KCK PD II/Sriwijaya
Sinergitas TNI–Polri di Aceh Tengah Gotong Royong Bersama Bersihkan Fasilitas Umum dan Tempat Ibadah
Kasdim 0418/Palembang Tinjau Langsung Donor Darah Di Makodim, Wujud Kepedulian Di HUT Persit ke-80
Gerakan Indonesia Asri “Perang Lawan Sampah” Dimulai Dari Ampera, Kodam II/Sriwijaya Turunkan 300 Personel Gabungan
Dari Tradisi Menuju Prestasi, Garuda Dempo Orado Masters 101 Sukses Digelar Di Palembang

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:08 WIB

Komitmen Jaga Stabilitas Dan Keamanan Energi Nasional, Satgas Gabungan Bongkar Aksi Illegal Tapping Di Bayung Lencir

Senin, 16 Februari 2026 - 14:53 WIB

Prajurit Kodam II/Sriwijaya dan Atlet Jasdam Borong Medali Di Kejurnas IPSI Sumsel Cup III

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:26 WIB

Kasdim 0418/Palembang Dampingi Kunjungan Kantor Staf Kepresidenan Di Empat Lokasi KDKMP Yang Rampung 100 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:46 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Bersama Relawan Salurkan Bantuan Logistik Ke Kemukiman Jamat

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:39 WIB

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Donor Darah Dan Baksos HUT ke-80 Persit KCK PD II/Sriwijaya

Berita Terbaru