Komite SMKN 2 Nganjuk Bungkam Soal “Uang Pembangunan”, Transparansi Dipertanyakan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Mitramabes.com – Nganjuk, – Sabtu 07 Februari 2026, Fungsi Komite Sekolah sebagai pengawas dan jembatan aspirasi kini dipertanyakan. Di SMKN 2 Nganjuk, temuan media mengungkap adanya kutipan uang pembangunan sebesar Rp300.000 per siswa/tahun, meski sekolah negeri telah disokong dana BOS.

 

Sesuai Permendikbud No. 75 Tahun 2016, Komite seharusnya mengawasi transparansi anggaran, bukan justru melegitimasi pungutan. Jika angka Rp300.000 dipatok rata, maka status “sumbangan” tersebut gugur dan berpotensi melanggar aturan.

 

Ironisnya, saat tim media mencoba mengonfirmasi temuan ini, pihak Komite SMKN 2 Nganjuk justru menolak memberikan klarifikasi.

 

* Mengapa ada tarikan tetap jika sudah ada dana BOS?

 

* Ke mana aliran dana ratusan ribu dari ribuan siswa tersebut?

 

* Kenapa Komite seolah “alergi” terhadap transparansi?

 

Humas memang bertugas mengelola informasi sekolah, namun urusan uang partisipasi masyarakat adalah tanggung jawab moral Komite. Tanpa penjelasan terbuka, keberadaan Komite hanya dianggap sebagai “stempel” kebijakan sekolah, bukan pembela kepentingan wali murid.

 

Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban. Jika terus bungkam, kepercayaan publik terhadap integritas SMKN 2 Nganjuk berada dipertaruhkan.

 

Mitramabes.com Jomsen Silitonga

Berita Terkait

Utamakan Keselamatan, Satgas Kapuas 2026 Kedepankan Edukasi dan Pemeriksaan Humanis di Pontianak
Rumah Warga di Bonea Makmur Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang, Kapolsek Bontomanai Ingatkan Kewaspadaan
Produk UMKM Humbahas mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata RI di Panggung Nasional Inacraft 2026.
KAWAT Dukung Penuh Inisiatif Kapolsek Tebo Ulu Gelar Penyuluhan Hukum di Sekolah
Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara
Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E, M.M Hadiri Kegiatan DPP PATRI dan Audiensi Bersama Menteri Transmigrasi di Yogyakarta
VISI, MISI, DAN TUJUAN UPT SD NEGERI 1 BUMI AYU DI KABUPATEN PRINGSEWU.
Kepala Kantor Pos Pagar Alam Di Tahan Tersangka Kasus Pencabulan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:26 WIB

Utamakan Keselamatan, Satgas Kapuas 2026 Kedepankan Edukasi dan Pemeriksaan Humanis di Pontianak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:19 WIB

Rumah Warga di Bonea Makmur Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang, Kapolsek Bontomanai Ingatkan Kewaspadaan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:13 WIB

Produk UMKM Humbahas mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata RI di Panggung Nasional Inacraft 2026.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:04 WIB

KAWAT Dukung Penuh Inisiatif Kapolsek Tebo Ulu Gelar Penyuluhan Hukum di Sekolah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:04 WIB

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

Berita Terbaru