Kombes Kasero Manggala : Konsep Mitigasi Kita Kedepankan

Selasa, 14 Februari 2023 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU Mitramabes. Com Upaya penanganan konflik seperti sosial, ekonomi, pertanahan, dan lainnya dilakukan berbagai pihak. Tak terkecuali oleh pihak kepolisian, Polda Riau.

Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol R Kasero Manggolo, mengatakan Polri berperan dalam mengatasi konflik di tengah masyarakat sebagaimana tertuang dalam UU No. 2 tahun 2002 tentang kepolisian.

Kasero Manggolo menyebut mitigasi penekanan konflik yang dilakukan Polri yakni upaya pencegahan, penghentian, dan pemulihan, dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang terkendali tertib. Selain itu, hubungan damai dan harmonis dalam lingkungan sosial di masyarakat juga penting untuk dibangun dan dijaga.

“Beberapa item tersebut sebagai upaya polri dalam rangka mewujudkan satu ketertiban masyarakat di Provinsi Riau terhindar dari konflik,” ungkapnya dalam Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial se-Provinsi Riau, Selasa (14/2/2023).

Menurutnya, konflik bisa bersumber dari politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Sehingga, kata dia, mitigasi yang dilakukan Polri untuk mengatasinya juga dengan cara politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama.

“Dua masalah pembangunan gereja di kabupaten Kampar dan Pelalawan. Kesbangpol di kabupaten dapat berkoordinasi dengan TNI Polri dan stakeholder lainnya,” urainya.

Konsep dari mitigasi itu sendiri melalui pencegahan yang diharapkan dapat memelihara kondisi damai di masyarakat. Ketika terjadi riak-riak perlu diantisipasi penghentian. Pemulihan pasca konflik pun menurutnya, perlu dilakukan dan menjadi satu kesadaran bersama agar ditangani.

Pamen berbunga tiga itu melanjutkan, mitigasi penanganan konflik dari Polda Riau yang terjadi per 1 Januari 2022 sampai 31 Januari 2023 sebanyak 206 konflik. Di antaranya konflik berat 45, sedang 82, dan ringan 76.

“Berdasarkan data intelijen dari Polda Riau itu 206 tersebut telah selesai 161 konflik. Yang belum selesai atau masih proses 45 konflik. Konflik itu menurutnya telah selesai 78 persen,” urainya.

Hal itu juga terjadi pada periode 1 Januari 2023 sampai 10 Februari 2023, konflik yang belum selesai sebanyak 45.

“Konflik berat 19, sedang 17, dan ringan 9. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk berkolaborasi mencegah konflik, pak Kapolda Riau saat ini, Irjen Moh Iqbal sangat komit untuk penyelesaian konflik,” ungkapnya.

Reporter : Torisman Waruwu

Berita Terkait

Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap Narkotika Jenis Baru Etomidate Berkedok Cartridge.
Satresnarkoba Polres Tebo Ungkap Jaringan Peredaran Sabu, Dua Pelaku Diamankan dengan BB 6,98 Gram
Kembali Ukir Prestasi! Banyuasin Raih Penghargaan UHC Kategori Madya.
Arisan Rutin Bulanan GOW Kabupaten Tebo Digelar di Polres Tebo, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan
Wabup Tebo Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Terarah dan Berkelanjutan
Program Pojok Baca Dipertanyakan Ada Apa Dengan BKK ?
Korban Banjir Aceh Timur Kecewa, Pembangunan Huntara yang Ditunggu-tunggu Ditunda   Rumah Hanyut Sejak November, Keluarga Terpaksa Mengungsi di Rumah Mertua
Perkuat Sinergi Kemaslahatan Umat, BAZNAS Tebo Terima Kunjungan Lapas Muara Tebo

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:07 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap Narkotika Jenis Baru Etomidate Berkedok Cartridge.

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:48 WIB

Kembali Ukir Prestasi! Banyuasin Raih Penghargaan UHC Kategori Madya.

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:00 WIB

Arisan Rutin Bulanan GOW Kabupaten Tebo Digelar di Polres Tebo, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:50 WIB

Wabup Tebo Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Terarah dan Berkelanjutan

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:39 WIB

Program Pojok Baca Dipertanyakan Ada Apa Dengan BKK ?

Berita Terbaru