Ketum PAKSI, Ramses Sitorus: Oknum Polisi Babinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan Timur Polsek Metro Menteng Diduga Meminta THR ke Hotel Mega Pro

Rabu, 26 Maret 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta MBS – Ketua Umum Persatuan Aktivis Kontrol Sosial Seluruh Indonesia (PAKSI), Ramses Sitorus, menggaris bawahi dugaan tindakan seorang oknum polisi Babinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan Timur, Polsek Metro Menteng, yang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada manajemen Hotel Mega Pro. Menurutnya, kasus ini harus menjadi perhatian serius pimpinan Polri karena mencerminkan adanya praktik tidak sehat dalam institusi penegak hukum.

 

“Selama ini, pejabat penyelenggara negara kerap menuduh bahwa oknum organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) sering meminta-minta kepada pengusaha. Namun, kejadian ini membuktikan bahwa praktik tersebut juga terjadi di kalangan aparat sendiri. Jika ingin bersih, maka semua pihak harus diproses tanpa pandang bulu,” ujar Ramses dalam keterangannya, Selasa (25/3).

 

Lebih lanjut, Ramses menegaskan bahwa Kapolri dan Kapolda Metro Jaya harus segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan ini dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pelanggaran. Ia menekankan bahwa tindakan seperti ini tidak hanya merugikan citra kepolisian, tetapi juga menciptakan preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia.

 

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas sosial, PAKSI menyatakan siap menerima aduan dari masyarakat jika ada penyelenggara negara, ormas, LSM, atau pihak lain yang meminta THR kepada pengusaha melalui proposal atau surat resmi. “Kami akan mengawal setiap laporan yang masuk dan memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi. Jika ada bukti yang kuat, kami siap membawa kasus tersebut ke jalur hukum,” tegas Ramses.

 

Ramses juga mengajak para pengusaha untuk berani menolak permintaan THR yang dilakukan secara tidak wajar oleh siapapun, baik itu aparat, pejabat, maupun organisasi tertentu. “Jangan takut untuk melapor. PAKSI akan menjadi mitra dalam menegakkan keadilan dan memastikan bahwa praktik-praktik semacam ini bisa diberantas,” Ujarnya.

 

Dengan adanya pengawasan ketat dari masyarakat dan komitmen dari berbagai pihak, Ramses berharap agar budaya meminta-minta THR secara tidak sah ini dapat dihilangkan. “Jika kita ingin membangun bangsa yang bersih dan bermartabat, maka kita harus berani melawan segala bentuk penyalahgunaan kewenangan,” ujarnya.

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Polri, Polres Lampung Tengah Bagikan Ratusan Takjil Setiap Hari Selama Ramadhan
Polres Selayar Amankan Pelaksanaan Sholat Tarawih di 12 Masjid
Kapolres Tebo Pimpin Doa dan Buka Bersama, Perkuat Soliditas Personel dan Bhayangkari
SAT RES NARKOBA Polres Rokan Hilir Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Pria Asal Madiun Meninggal Dunia di Warung Wilayah Tanjunganom, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Rohil Bagikan 40 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Tanah Putih.
*Polri Penggerak Ketahanan Pangan Monitoring Pekarangan Cabai di Pagar Alam Utara*
Ada Apa Sebenarnya di Balik Polemik SMKN 1 Bagor? Publik Jangan Digiring oleh Narasi Sepihak

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:26 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Polres Lampung Tengah Bagikan Ratusan Takjil Setiap Hari Selama Ramadhan

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:04 WIB

Polres Selayar Amankan Pelaksanaan Sholat Tarawih di 12 Masjid

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Tebo Pimpin Doa dan Buka Bersama, Perkuat Soliditas Personel dan Bhayangkari

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:39 WIB

SAT RES NARKOBA Polres Rokan Hilir Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:02 WIB

Pria Asal Madiun Meninggal Dunia di Warung Wilayah Tanjunganom, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

NASIONAL

Polres Selayar Amankan Pelaksanaan Sholat Tarawih di 12 Masjid

Minggu, 22 Feb 2026 - 04:04 WIB