Ketum ANTARTIKA: Pemerintah Segera Usut Tuntas Penembakan WNI di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia 24 Januari 2025

Sabtu, 15 Februari 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta MBS, Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) MABES POLRI, Komnas HAM untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan lima Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada 24 Januari 2025. Menurutnya, tindakan cepat dan tegas dari Pemerintah sangat diperlukan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

“Kejadian ini sangat tragis dan mencederai hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia. Kami meminta Kemenlu dan Hubinter MABES POLRI segera melakukan langkah investigasi menyeluruh serta menuntut keadilan bagi para korban,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Jumat (1/2).

 

Ramses menekankan bahwa Pemerintah Indonesia harus memastikan adanya transparansi dalam investigasi yang dilakukan otoritas Malaysia. Selain itu, pihaknya juga meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk terus mengawal kasus ini, termasuk memberikan bantuan hukum kepada keluarga korban. Ia juga mengingatkan bahwa penembakan terhadap WNI di Malaysia bukanlah kasus pertama dan harus menjadi perhatian serius pemerintah.

 

Menurut data dari organisasi pemerhati tenaga kerja migran, Migrant Care, sejak 2005 hingga 2025, sebanyak 75 WNI telah menjadi korban penembakan aparat keamanan Malaysia. Ramses menegaskan bahwa tren ini harus dihentikan melalui diplomasi yang lebih kuat dan langkah hukum yang tegas. “Jangan sampai kita hanya bisa berduka tanpa ada tindakan nyata dari pemerintah untuk melindungi WNI di luar negeri,” tegasnya.

 

Selain itu, ANTARTIKA juga mendukung langkah Komnas HAM dalam memantau dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam insiden ini. Organisasi ini menilai bahwa keterlibatan lembaga HAM baik di Indonesia maupun di Malaysia sangat penting untuk memastikan keadilan bagi para korban. Ramses juga mengajak masyarakat dan organisasi sosial lainnya untuk ikut mengawal kasus ini agar tidak hilang begitu saja tanpa penyelesaian yang jelas.

 

Sebagai langkah konkret, ANTARTIKA berencana mengirimkan surat resmi kepada Kemenlu RI, MABES POLRI, dan DPR RI guna meminta perhatian lebih terhadap kasus ini. “Kami tidak ingin kasus ini berlalu begitu saja. Harus ada pertanggungjawaban yang jelas dari pihak yang terlibat, serta jaminan agar tidak ada lagi WNI yang menjadi korban kekerasan di luar negeri,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

Aktivitas Galian C di Desa Sako Disorot Warga, Diduga Belum Kantongi Izin
Patroli Pasar Bedug Ramadan 1447 H, SPKT Polsek Rimbo Bujang Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Warga
Audensi DPC Ormas Bidik Palas Dengan PT.KAS Kebun Sosa.
POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.
POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.
Warga Korban Banjir Beutong Ateuh Banggalang Terima Bantuan Logistik dari Kapolri.
Polres Selayar Kerahkan 161 Personel Jamin Keamanan dan Kelancaran Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1447 H
“Jembatan Keramasan Jadi ‘Jalur Maut’: Puluhan Tahun Rusak, Apakah Harus Menunggu Tumbal Nyawa?”

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:07 WIB

Aktivitas Galian C di Desa Sako Disorot Warga, Diduga Belum Kantongi Izin

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:20 WIB

Audensi DPC Ormas Bidik Palas Dengan PT.KAS Kebun Sosa.

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:12 WIB

POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:51 WIB

POLRES ROKAN HILIR GELAR APEL LAUNCHING PENGGUNAAN TANJAK DAN SELEMPANG SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN BUDAYA MELAYU.

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:41 WIB

Warga Korban Banjir Beutong Ateuh Banggalang Terima Bantuan Logistik dari Kapolri.

Berita Terbaru