Ketua LSM KCBI Muratara Dampingi Keluarga W, Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Penyekapan dan Perzinahan di Musi Rawas

Jumat, 11 April 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMSEL, MITRAMABES COM APRIL 2025.- Lembaga Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) menerima kuasa dari pihak keluarga W, seorang warga Jakarta, untuk menempuh jalur hukum terkait dugaan tindak pidana penyekapan dan perzinahan yang diduga dilakukan oleh EM di kediamannya di Pasar Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga, W diduga mengalami penyekapan selama kurang lebih empat bulan di sebuah ruko milik keluarga EM.

Ironisnya, selama masa penyekapan tersebut, W diduga dipaksa melayani EM hingga terjadi hubungan badan layaknya suami istri. Akibatnya, W hamil dan melahirkan seorang anak.

Sebelum mencuat sebenarnya permasalahan ini sudah sempat diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan, dengan meminta pertanggungjawaban dari EM. Awalnya, EM disebut mengakui perbuatannya dan menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab. Namun, dengan alasan yang tidak jelas, EM kemudian diduga mengingkari pengakuannya tersebut, meskipun pengakuan itu telah didengar dan disaksikan oleh sejumlah saksi saat mediasi sebelumnya.

Melalui salah salah satu sumber, EM tidak bertanggungjawab terkait masalah ini dengan alasan, bahwa EM merasa tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan terhadap dirinya.
“Secara sisi kemanusiaan pihak keluarga siap membantu, tapi bukan berarti bertanggungjawab atas kehamilan. Akan tetapi biaya persalinan secara kemanusiaan akan memberi bantuan untuk itu, “jelas sumber tersebut kepada wartawan media ini. (Jum’at, 11/04/2025)

Merasa tidak mendapatkan keadilan dan dipermainkan, pihak keluarga W akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum dan memberikan kuasa kepada Lembaga KCBI untuk mendampingi dan menyelesaikan permasalahan ini.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencari keadilan bagi W dan menuntut pertanggungjawaban EM atas dugaan tindakan penyekapan dan perzinahan yang menyebabkan W hamil dan melahirkan.
“Kami dari Lembaga KCBI telah menerima kuasa dari pihak keluarga W dan akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami akan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan keadilan dapat ditegakkan,” ujar Supriyadi perwakilan dari Lembaga KCBI Musi Rawas.

Pihak KCBI menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan menyiapkan segala berkas yang diperlukan untuk melaporkan dugaan tindak pidana ini.

“Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan untuk mengungkap kebenaran dan memberikan hukuman yang setimpal jika terbukti bersalah.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana serupa serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak-anak yang menjadi korban.

Pihak keluarga W dan Lembaga KCBI pun berharap agar proses hukum dapat berjalan lancar dan keadilan dapat segera terwujud.*

(Jhony/tim) Mitramabes Com

Berita Terkait

WARGA PROTES PEMBANGUNAN SPAM BARU SELESAI SUDAH RETAK.
SDN 6 Rantau Bayur Memprihatinkan, Masyarakat Pertanyakan Dana BOS Rp 98,5 Juta, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi.
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan di Beutong Sedang Di Proses Oleh Pihak Res Krim.
Pemkot Pagar Alam dan Kejari Pagar Alam Bangun Ghumah Baghi Restorative Justice
Media pers keadilan Tapung Hulu serah kan Piagam penghargaan ke Perusahaan 
Ade Jona Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Viral di Medan Marelan
Diduga Gudang Penampung BBM Subsidi, Bungkam Saat Dikonfirmasi Awak Media di minta kepada Kapolri dan jajaran Untuk Menindak Lanjuti Kasus ini
Tingkatkan Sumber Daya Pegawai, Universitas Saburai Jajaki Kerjasama Kuliah Khusus Aparatur

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:28 WIB

WARGA PROTES PEMBANGUNAN SPAM BARU SELESAI SUDAH RETAK.

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:24 WIB

SDN 6 Rantau Bayur Memprihatinkan, Masyarakat Pertanyakan Dana BOS Rp 98,5 Juta, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi.

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:50 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan di Beutong Sedang Di Proses Oleh Pihak Res Krim.

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:41 WIB

Pemkot Pagar Alam dan Kejari Pagar Alam Bangun Ghumah Baghi Restorative Justice

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:16 WIB

Media pers keadilan Tapung Hulu serah kan Piagam penghargaan ke Perusahaan 

Berita Terbaru

NASIONAL

WARGA PROTES PEMBANGUNAN SPAM BARU SELESAI SUDAH RETAK.

Rabu, 28 Jan 2026 - 00:28 WIB