Ketua DPW APKASINDO Wawan Diduga Rasis, Dirinya Sebut PTPN Pencuri Dari Medan. King Naga Akan Tindaklanjuti Ucapannya

Sabtu, 24 Mei 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW APKASINDO Wawan Diduga Rasis, Dirinya Sebut PTPN Pencuri Dari Medan. King Naga Akan Tindaklanjuti Ucapannya.

 

Lebak mitramabes.com– Tindaklanjut aksi masa yang mengatasnamakan Asosiasi Petani Sawit APKASINDO Banten, pihaknya telah melakukan giat aksi demonstrasi menuntut kerugian petani sawit, lantaran menuding PTPN lV Regional Kertajaya melakukan kecurangan timbangan.

 

Audensi yang digelar pada tanggal 8 April 2025 memanas sehingga masa merusak sejumlah fasilitas milik Negara, dan Aksi Demo 19 Mei 2025 masih tidak menemukan kesepakatan antara kedua belah pihak, karena tuntutan ganti rugi yang diminta pihak APKASINDO dianggap diluar nalar hingga meminta ganti rugi sebesar Rp, 3.600.000.000,- tentu hal ini sangat memberatkan pihak PTPN selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 

Menemui kebuntuan pada dua sesi audiensi, berujung DPRD Kabupaten Lebak layangkan undangan ke pihak PTPN untuk klarifikasi persoalan yang terjadi, Rabu 21 Mei 2025.

 

Namun dalam fakta video rentetan aksi, mirisnya Ketua DPW APKASINDO (Wawan) tidak terkontrol saat berorasi, hingga menyebut seolah menuding pihak PTPN itu,

“Pencuri dari Medan”

maka hal ini diduga dirinya telah melakukan Rasis terhadap sekelompok orang selaku pengelola perusaha’an milik Negara, bahkan menyinggung bama daerah tertentu, King Naga selaku Konsultan di perusahaan tersebut sangat menyayangkan, prilaku sosok Pemimpin APKASINDO tersebut.

 

“Menurut saya, demi kepentingan segelintir orang, Ketua DPW APKASINDO telah melakukan hal yang kurang Patut, hingga menuding PTPN Pencuri,” Ujar Naga.

 

Lanjut,”Kalaupun dirinya mempunyai bukti-bukti yang valid soal tuduhan itu sah-sah saja silahkan, karena apa yang disampaikan Wawan ini, jelas sudah melakukan dugaan pencemaran nama baik secara Rasis.”katanya.

 

“Parahnya, dalam orasi dirinya menyebut nama daerah yang seharusnya tidak dilibatkan, dimana tumpah darah pengelola berasal, ” Pencuri dari Medan” aduh ini kurang pantas menurut saya.”papar Naga.

 

“Tentunya ini menjadi persoalan yang berbeda, yang akan kami tindaklanjuti, sebagai bentuk ketidak nyamanan kami selaku pihak PTPN atas dugaan pencemaran nama baik.” Tutupnya.

 

Kabiro mbs(H.solihin)

Facebook Comments Box

Editor : H.solihin

Berita Terkait

Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Bantu Petani Semprotkan Cairan Pupuk Organik Ke Pohon Jagung di Desa Cimangeunteng
BUPATI SAMOSIR SERAHKAN BANTUAN ATENSI PENYANDANG DISABILITAS
Keberadaan Sumur Bor Yang Terletak Di Desa Kabu Telah Membantu Warga Korban Pasca Banjir
1 Truck Bantuan Kemanusiaan Dari Polres Samosir untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera Utara 
PT Socfindo kebun Seumanyam Salurkan Sejumlah Bantuan Ke pada Warga Musibah Pasca bencana banjir Bandang.
Pemerintah Desa Pasie Keubeudom Tambahkan Bantuan Sembako Melalui Dana Tanggap Darurat 
Paparkan Dampak Banjir di MAN 2 Langkat Kepada Wamenag, Kepala MAN 2 Langkat Mohonkan Pembenahan Segera
Ketua DPRD Tanjab Barat Tinjau Lokasi Tanah Keterpakaian di RSUD Suryah Khairuddin, Cari Solusi Terbaik untuk Semua Pihak

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:40 WIB

Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Bantu Petani Semprotkan Cairan Pupuk Organik Ke Pohon Jagung di Desa Cimangeunteng

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42 WIB

BUPATI SAMOSIR SERAHKAN BANTUAN ATENSI PENYANDANG DISABILITAS

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:40 WIB

Keberadaan Sumur Bor Yang Terletak Di Desa Kabu Telah Membantu Warga Korban Pasca Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:30 WIB

1 Truck Bantuan Kemanusiaan Dari Polres Samosir untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera Utara 

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:12 WIB

PT Socfindo kebun Seumanyam Salurkan Sejumlah Bantuan Ke pada Warga Musibah Pasca bencana banjir Bandang.

Berita Terbaru